Beranda Pendidikan Kampus Mau Jadi Wirausahawan Andal? Gabung dengan Kampus IIB Darmajaya Saja

Mau Jadi Wirausahawan Andal? Gabung dengan Kampus IIB Darmajaya Saja

211
BERBAGI
Inkubtek Darmajaya

TERASLAMPUNG.COM — Selain memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri, kampus Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Bandarlampung memberikan pelatihan dan pembekalan untuk mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha/wirausahawan (enterpreneur).

Melalui Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek), Darmajaya membuat program-program menunjang bagi mahasiswanya yang ingin menjadi seorang enterprenuer. Antaranya mengadakan seminar, sesi berbagi (sharing session), dan workshop tentang kewirausahaan dengan mendatangkan narasumber dari para pelaku bisnis baik lokal maupun nasional.

IIB Darmajaya melalui Inkubitek juga memberikan akses bantuan modal usaha senilai total 50juta di tahun 2018 ini, dengan sistem menggelar kompetisi “Darmajaya StartUp Competition 2018” kategori Food Startup & Digital Startup.

Menurut Niken Paramitasari, Kepala UPT Inkubitek IIB Darmajaya,  program inkubitek terintegrasi dengan akademik karena itu peserta kompetisi DSC 2018 sebagian besar berasal dari kelas technopreneur dan pengembangan bisnis.

“Kompetisi DSC 2018 wajib diikuti oleh kelas technoprenuer dan pengembangan bisnis, sehingga output kelas berupa ide bisnis dan prototype produk dapat dikompetisikan dan kedepannya akan dikembangkan dalam bentuk startup business atau bisnis rintisan.

Dalam proses kompetisi ini, mahasiswa mendapatkan pelatihan/workshop mengenai food styling dan fotografi untuk kategori food startup, sedangkan untuk kategori digital startup, mahasiswa dibekali workshop develop content.

Dalam tahapan menthorship yang menghadiri praktisi dalam bidangnya, sudah diberlakukan sistem seleksi, bagi peserta yang ide bisnisna siap dijalankan dan memiliki peluang besar di pasar dapat melalui tahapan berikutnya yaitu pitching di hadapan juri,” papar Niken

Para pesera DSC 2018 juga diajarkan coding atau kegiatan “ngoprekin” Esprectro Alora 32 developement board berupa alat dari kemenkominfo dan makestro, yang mana pada hari kelima disesi akhir, peserta yang berasal dari kelas IT mempersentasikan ide bisnisnya berbasis IoT (internet of things) dan selanjutnya diikutsertakan dalam kompetisi DSC 2018 tersebut.

Niken menambahkan ditahun 2017 brand produk yang sudah dihasilkan oleh mahasiswa IIB Darmajaya yaitu Cokelat Lampung, KERASA (Kerak Aneka Rasa), dan Panpang Banana (Snack Pangsit Pisang). Ditahun 2018 ini, program DSC sudah mendapatkan pemenangnya, serta akan launching dibulan Agustus 2018.

“Selanjutnya 6 pemenang program DSC 2018 tidak akan kami lepas begitu saja melainkan ada pendampingan dari inkubitek sampai si owner bisa mandiri,” jelas Niken

Dr.Andi Desfiandi, SE., MA selaku Ketua Yayasan Alfian Husin mendukung dan mengapresiasi kreativitas mahasiswa, ia berpendapat dengan adanya kompetisi startup business antar mahasiswa IIB Darmajaya akan memunculkan ide kreatif dan inovatif yang berasal dari mahasiswa Darmajaya.

“Mahasiswa di era sekarang ini lebih kreatif-kreatif, maka dari itu program ini menampung mahasiswa IIB Darmajaya yang berjiwa enterprenuer, untuk kita bina wawasan dan skillnya hingga berani menjadi seorang enterprenuer yang besar sehingga dapat menciptakan lapangan kerja di negara sendiri,” papar Andi

Menurutnya, para siswa-siswi SMA yang memiliki jiwa enterprenuer bisa bergabung dengan kampus IIB Darmajaya yang pendaftarannya masih dibuka hingga bulan Juli 2018 dan mengambil kesempatan untuk mengambil kesempatan mendapatkan akses bantuan modal usaha yang digelontorkan oleh IIB Darmajaya lebih dari 50juta rupiah di tahun ajaran baru 2018/2019. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, kalian bisa langsung praktek pemasaran produk ke pasar dengan pendampingan dari Inkubitek Darmajaya.