Beranda Teras Berita Mau Kembalikan Honorarium kepada Denny J.A., Penyair Sihar Ramses Lelang Koleksi Bonsai...

Mau Kembalikan Honorarium kepada Denny J.A., Penyair Sihar Ramses Lelang Koleksi Bonsai dan Batu Akik

664
BERBAGI
Bonsai koleksi Sihar Ramses Simatuoang (Ist)

TERASLAMPUNG.COM — Polemiik seputar kontroversi 33 Sastrawan Paling Berpengaruh sudah lama lewat. Namun, dampak heboh sastra yang dipicu oleh bertenggernya nama pemilik Lingkaran Survei Indonesi, Denny J.A., itu dampaknya masih terasa hingga kini. Utamanya bagi sebagian sastrawan.

Dampak pertama dialami oleh sastrawan Saut Situmorang dan Sutan Iwan Soekri Munaf. Saut dan Iwan Soekri dilaporkan ke polisi oleh kolega Denny J.A., Fatin Hamama, pada Maret 2015 lalu. Fatin melaporkan Saut atas komentar ‘bajingan’ pada postingan Iwan Soekri di dinding grup Facebook ‘Anti Pembodohan Buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh’.
Dampak kedua dialami oleh Sihar Ramses Simatupang, penyair yang mencabut karyanya yang sudah diterbitkan Denny JA bersama puluhan penyair lainnya, Kisah Pohon Asam di Tanah Jakarta,  Ia mencabut karyanya karena merasa dicundangi. (Baca: Testimoni Sihar Ramses Simatupang).
Sihar  tidak sekadar mencabut karyanya dari antologi yang dibiayai Denny J.A., tetapi juga berusaha mengembalikan honorarium sebesar Rp 3 juta yang diterimanya (Baca: Sihar Ramses: Saya Mencabut Puisi “Kisah Pohon Asam di Tanah Jakarta”).

Untuk bisa mengembalikan honorarium kepada Denny J.A., Selasa (16/9/2015) Sihar membuat pengumuman di dinding Facebook-nya. Ia berniat melelang koleksi bonsai dan batu akiknya.

Selain sebagai penyair dan wartawan, Sihar selama ini memang dikenal sebagai kolektor bonsai dan batu akik. Untuk bisa mendapatkan tanaman bonsai, Sihar acap harus ‘berburu’ ke beberapa daerah. Namun, demi bisa mengembalikan honorarium yang baginya terasa selalu ‘menjerat’ itu, ia rela melepaskannya.

“LELANG BONSAI DAN BATU AKIK UNTUK KEMBALIKAN HONOR DENNY JA”. Begitu  Sihar manulis judul lelang di dinding akun FB miliknya, 
Batu akik milik Sihar Ramses yang dilelang 
Selanjutnya, Sihar menulis: 
“LELANG BONSAI (UTK YG BERDOMISILI DI PULAU JAWA) DAN BATU AKIK (BERDOMISILI DI INDONESIA) DEMI MENGEMBALIKAN HONOR PUISIKU BERJUDUL “KISAH POHON ASAM DI TANAH JAKARTA” SEBESAR 3 JUTA YANG DIMUAT DALAM BUKU “JULA JULI ASAM JAKARTA” – SALAH SATU AGENDA YANG MENGANTARKAN DENNY JA MASUK DALAM BUKU “33 TOKOH SASTRA INDONESIA PALING BERPENGARUH”. MESKI PUISIKU LEBIH MAHAL DARI NILAI ITU (1 MILYAR ATAU 1 TRILYUN) – BISA LEBIH MURAH BAHKAN GRATIS BILA DIMINTA DENGAN PERSAHABATAN DAN NIAT YANG TULUS, 

Daripada “kepikiran” terus berhari, berbulan bertahun (“Uh capek deh…”), aku putuskan melelang bonsaiku dimulai dari harga Rp. 100.000. Kalau pun belum dapat nilai itu, masih ada puluhan batu akik dan belasan bonsaiku yang lain yang siap kurelakan demi sebuah ketenangan bathin dan pikiran.
Salam hormat, damai dan mulia di dalam sastra dan nurani kita.

“Kekurang mampuan ekonomi bukan alasan untuk manusia menjadi tidak terhormat”

(Sihar Ramses Simatupang)

Monggo, lelang dimulai dari Rp 100.000,- dari sekarang dan ditutup sampai hari Jumat malam, pukul 24.00 WIB. Nanti saya berikan foto yang kualitasnya lebih baik. Salam.

Sihar merasa belum cukup kalau hanya melelang bonsai. Maka, pada Kamis dini hari ia kembali membuat pengumuman lelang batu akik koleksinya di dinding Facebook-nya:

Setelah bonsai, aku melelang 1 kotak akik motif dan akik gambarku (borongan), isinya 15 batu sudah termasuk ikatannya – ada ikatan titanium, jermanium dan kuningan. Ada yang gambar seperti gambar bagong atau orang bersiul, ada yang seperti orang duduk. 15 cincin plus akik dengan kotaknya. Ada batu marantale yang konon dapat mengangkat orang, ada batu red borneo dengan gambar pemandangan, ada batu gambar lauk-pauk, ada batu motif dari alam Bengkulu, ada pancawarna dengan dominasi hijau sampai warna kecoklatan. 


Dimulai dari 100 ribu rupiah, dan akan berhenti pada saat jumlahnya mencukupi, 3 juta. Ini juga akik motif dan akik gambar koleksiku. Kalau batu mudah dikirim apalagi kalau masih di Indonesia. Monggo, dari seratus ribu rupiah. Oh ya, di bonsai jumlahnya sudah 950 ribu. Salam hormat dan jabat erat.

Pada Kamis dini hari  (17/9/2015), seorang pemilik akun Facebook bernama Alis Muntono mengajukan harga 200 ribu untuk 12 batu akik yang dipajang Sihar untuk dilelang.

“Tarakan ikut 200 ewu!” tulis Alis Martono.

Kata “200 ewu” atau dua ratus ribu dalam bisnis batu akik sebenarnya berarti 200 juta. Haram maklum, seribu (1.000) di kalangan pebisnis batu akik berarti satu juta (1.000.000).

Benarkah koleksi batu akik Sihar ditawar Rp 200 juta? Atau… jangan-jangan hanya Rp 200 ribu betulan…. hehehe….

Kalau tawarannya hanya Rp 200 ribu untuk batu akik kesayangannya, itu jelas amat sangat murah dan di tawaran di bawah standar.

Artinya, memang, Sihar harus lebih kerja keras agar bisa mengembalikan honorarium kepada Denny J.A….

Oyos Saroso H.N.


Loading...