Beranda Teras Berita Mau Transaksi Narkoba, Residivis Dicokok Polisi di Kafe

Mau Transaksi Narkoba, Residivis Dicokok Polisi di Kafe

156
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi 

BANDARLAMPUNG – Seorang Residivis Narkoba M. Mustakim (34) warga Jalan Bukit IV LK II, Kelurahan Kota Baru, Tanjungkarang Timur, dibekuk petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Panjang saat akan transaksi sabu-sabu di tempat hiburan malam Kafe 88 di Jalan Bahari, Kelurahan
Panjang Utara, Bandarlampung, Sabtu (1/8) malam.

Kapolsekta Panjang, Ajun Komisaris Polisi Aditya Kurniawan mengatakan, tersangka M. Mustakim diamankan di Kafe 88 di salah satu ruangan di kafe  saat akan bertransaksi narkoba.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 14 paket sedang, satu butir pil Inex Merk Butterfly warna hijau dan sebilah sejata tajam jenis pisau sangkur.

“Barang bukti narkoba itu, di bungkus kain hitam yang disimpan tersangka di samping pintu kamar mandi di Kafe 88. Selain narkoba, kita temukan juga sajam jenis sangkur yang diselipkan tersangka di pinggangnya,”kata Aditya melalui pesan singkatnya, Minggu (2/8) malam.

Menurut mantan Kapolsek Tanjungan, Lampung Selatan ini, tersangka Mustakim merupakan seorang residivis narkoba. Tersangka baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Hui pada bulan Februari 2015 lalu.

Aditya menjelaskan, penangkapan tersangka Mustakim, berawal dari adanya informasi masyarakat kepada petugas. Bahwa akan ada transaksi narkoba di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Bahari, Kelurahan Panjang Utara (di Kafe 88).

Atas informasi tersebut, sambung Aditya, langsung ditindak lanjuti  dengan melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud. Pihaknya mendapati seorang laki-laki, diketahui bernama Mustakim yang
gerak-geriknya mencurigakan di salah satu ruangan Kafe 88 di kamar nomor 3.

“Awalnya tersangka mengelak ketika diperiksa, saat dilakukan penggeledahan kami dapati sebilah sangkur dari badan tersangka. Kemudian tersangka mengaku, telah menyembunyikan beberapa paket
sabu,”jelasnya.

Aditya menambahkan, pihaknya kini sedang melakukan pemerikasaan secara intensif terhadap tersangka Mustakim, yakni untuk mengetahui asal barang haram tersebut tersangka dapatkan.

“Guna pemeriksaan lebih lanjut, kami masih kembangkan kasusnya dari mana barang haram itu dan akan dijual kepada siapa. Dengan ditemukannya sajam, masih diselidiki apakah tersangka ini terlibat
dalam tindak kejahatan lainnya, “tandasnya.

Loading...