Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung May Day di Bandarlampung, Massa Sampaikan 13 Tuntutan

May Day di Bandarlampung, Massa Sampaikan 13 Tuntutan

178
BERBAGI
Aksi May Day di Biundaran Tugu Adipura Bandarlampung, Rabu, 1 Mei 2019.
Aksi May Day di Biundaran Tugu Adipura Bandarlampung, Rabu, 1 Mei 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Ratusan orang yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka Hari Buruh Sedunia (May Day) di Bundaran Tugu Adipura atau Bundaran Tugu Gajah, Bandarlampung, Rabu, 1 Mei 2019.

Massa tersebut berasal dari organisasi buruh dan mahasiswa yaitu FSBKU-KSN, KASBI, FSBMM, SPK3P2, SBMI, LMND, LBH Bandarlampung, BEM FKIP Unila dan BEM KBM Polinela.

Koordinator lapangan (korlap) aksi May Day di Bandarlampung, Kristin, mengungkapkan skema upah yang diberlakukan rezim neolib melalui PP 78/2015 sukses memproduksi ketimpangan dan kemiskinan.

“Berdasarkan standar Bank Dunia jumlah orang miskin di Indonesia diperkirakan berjumlah 70 juta orang. Dengan kata lain 1 dari 4 orang Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan.’

“Ditambah lagi persoalan buruh tidak pernah mendapat perhatian serius, sistem kerja kontrak semakin membuat rendah nilai tawar buruh, diperparah lagi dengan disahkannya program magang nasional oleh pemerintah,” ungkapnya

Sementara itu perwakilan SPRI Badri mengungkapkan masih banyak rakyat miskin di Kota Bandarlampung belum mendapat perhatian.

“Dari pengalaman saya masuk ke kampung-kampung masih banyak rakyat miskin yang belum tersentuh bantuan-bantuan dari pemerintah. Kalau buruh masih ada gaji setiap bulannya, kalo mereka penghasilannya tidak jelas, tapi mimpi mereka sama dengan kita, mereka ingin anak-anaknya mendapat pendidikan yang layak” ujarnya.

Pada bagian perwakilan KASBI Lampung Rifky Hendrawan menyoroti PP 78 tahun 2015 dan penghapusan pekerja kontrak yang menurutnya tidak manusiawi.

“PP 78 harus dihapus begitu juga dengan pekerja kontrak. Dimana pengusaha bisa menunda kenaikan upah ini kan tidak benar,” tegasnya.

Untuk mengamankan peringatan May Day, Polrestabes Bandarlampung menurunkan 400 aparat dan satu mobil canon water di Bundaran Adipura atau gajah.

“Untuk mengamankan peringatan may day kami menurunkan 400 aparat dari Polda Lampung, Poltabes dan jajarannya dan kami sebar di tiga titik yaitu Bunderan Adipura, Lapangan Korpri dan Enggal,” jelas Kasubag Humas Polrsetabes Bandarlampung AKP Titin.

Pada May Day 2019, para pengunjuk rasa menyampaikan 13 tuntutan,yaitu :
1. Tolak Politik Upah Murah
2. Hapuskan Sistem Kerja Kontrak dan Outsourching
3. Tolak PHK Sepihak
4. Cabut PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupa
5. Stop Union Busting
6. Tolak Liberalisasi Pendidikan (UKT, BKT, Student Loan)
7. Cabut PERMENAKER Nomor 36 Tahun 2016 dan Kepmenaker No.260 tahun 2015
8. Revisi UU PEMILU dan Partai Politik
9. Hentikan Kriminalisasi terhadap Gerakan Rakyat
10. Cabut UU MD3, ORMAS, UU ITE
11. Cabut MoU TNI-POLRI
12. Tegakan Reforma Agraria Sejati
13. Tegakkan Keadilan Bagi Korban Kekerasan Seksual

Dandy Ibrahim

Loading...