Beranda Hukum Kriminal Mayat di Belakang City Spa dengan 10 Luka Tusuk, Aji Diduga Jadi...

Mayat di Belakang City Spa dengan 10 Luka Tusuk, Aji Diduga Jadi Korban Pembegalan

853
BERBAGI
Mayat pria tanpa identitas yang diduga sebagai korban pembunuhan ditemukan penjaga makam, Kamis pagi (20/20/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG —Jati diri mayat korban pembunuhan dengan 10 luka tusukan yang ditemukan di kebun dekat tempat pemakaman umu (TPU) belakang City Spa Jalan Batu Gajah, Kelurahan Kupang Teba, Telukbetung Utara, pada Kamis pagi (20/10/2016) lalu akhirnya terungkap. Pemuda malang itu adalah  M. Santri Aji (20), warga Jalan Imam Bonjol, Gang Delima No 59 Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat.

Terungkapnya jati diri mayat yang saat ditemukan tidak ada identitas itu juga sekaligus mengungkap motif pembunuhan. Untuk sementara, setidaknya ada satu motif Santri Aji dibunuh pelaku dengan cara keji, yakni pembegalan pencurian dengan dengan kekerasan (curas). Indikasinya: selain dibunuh dengan cara dilukai dengan 10 tusukan senjata tajam, sepeda motor dan telepon genggam milik korban juga raib. Saat jasadnya ditemukan oleh penjaga makam di belakang City Spa, korban memang masih dalam kondisi memakai helm.

Epi (49) dan Oki Nurman, paman dan kakak korban, saat di wawancarai di rumah duka di Jalan Imam Bonjol, Gang Delima, Kelurahan Sukajawa mengatakan, saat pergi dari rumah, Aji membawa sepeda motor Honda Beat warna putih BR BE 7263 CX dan handphone. Hingga saat ini, sepeda motor dan ponselnya tidak tahu kemana hilangnya.

“Saya yakin sekali, keponakan saya Aji ini dibunuh. Tapi saya tidak tahu, apakah karena di begal atau lainnya. Karena sepeda motornya hilang,”ujar Epi kepada teraslampung.com, Jumat (21/10/2016) siang.

Menurutnya, terakhir kali Aji terlihat di rumahnya Rabu (19/10/2016) pagi, saat itu Aji masih sempat pergi ke pasar beli bahan dagangan. Sejak itulah, ia sudah tidak tahu lagi.

Kemudian keesokan harinya, kata Epi, Kamis (20/10/2016) ia mendapatkan pesan singkat (SMS) dari anggota polisi Polresta Bandarlampung yang mengatakan, ada temuan mayat laki-laki korban pembunuhan. Dilokasi kejadian, ditemukan sim card ponsel dan jasadnya sudah berada di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

“Begitu saya dapat pesan itu, saya lamgsung hubungi Oki kakaknya korban untuk pergi bersama mengecek ke RSUAM,”ungkapnya.

Kakak korban, Oki Norman (35) mengatakan, bahwa ia sempat melihat adiknya Aji, pada Rabu pagi (19/10/2016) sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Saat itu ia melihat Aji sedang berada di belakang rumah. Setelah itu, ia sudah tidak tahu lagi kemana perginya Aji.

“Sekitar pukul 16.30 WIB, saya di telephon sama bibi saya Susi yang menanyakan kemana Aji kok belum pulang. Biasanya setiap sore itu, adik saya Aji ini njemput anaknya bibi pulang sekolah,”kata Oki.

Ternyata sampai Kamis (20/10/2016) pagi, kata Oki, adiknya tidak pulang juga, lalu sekitar pukul 10.00 WIB ia mencoba mencari di tempat biasa nongkrong bersama teman-temannya tidak ketemu juga. Siang harinya sekitar pukul 13.30 WIB, ia dihubungi pamannya Epi untuk mengecek kebenaran informasi yang diberikan polisi adanya temuan mayat laki-laki saat ini sudah berada di RSUAM.

“Saat itu juga saya dan paman Epi, pergi ke RSUAM dan ternyata benar mayat yang ditemukan itu adik saya Aji. Saya nggak menyangka adik saya tewas dengan banyak luka tusukan, setahu saya dia (Aji) tidak pernah ada masalah ataupun musuh dengan siapapun,”ucapnya.

Dikatakannya, Adiknya tersebut, diperkirakan meninggalnya sekitar pukul 03.00 WIB Kamis dinihari, sebelum akhirnya ditemukan oleh warga Kelurahan Kupang Teba. Pada saat ia mengangkat jenazah adiknya di RSUAM untuk dibawa pulang dan dimakamkan, darah segar masih mengalir di luka tusuk ditubuh Aji.

“Saya berharap, aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku yang sudah tega membunuh adik saya. Pelaku dihukum seberat-beratnya, sesuai dengan hukum yang berlaku,”pintanya.

Menurutnya, bahwa almarhum adiknya Aji ini, baru sekitar satu bulan lalu pulang ke rumah. Karena sebelumnya, Aji bekerja bangunan proyek baja di daerah Bangka.

Diberitakan sebelumnya, M Santri Aji (20) warga Jalan Imam Bonjol, Gang Delima No 59, Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang barat, ditemukan tewas dengan banyak luka tusukan di tubuhnya.

Mayat Aji pertamakali ditemukan oleh warga bernama Samsudin, di sebuah kebun dekat TPU belakang City Spa, Kamis pagi (20/10/2016) sekitar pukul 06.30 WIB. Identitas korban dapat diketahui, setelah polisi menemukan sim card ponsel milik korban berada dekat tubuhnya.

Dari hasil visum pihak Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) menyatakan, ada 10 luka tusukan di tubuh Aji. Diantaranya adalah, lima tusukan berada di dada kanan, satu tusukan di paha kiri, di bahu lengan kiri, dipinggang kanan dan dua luka tusukan di leher. Selain itu juga, ada luka memar di pelipis kanan.

Jasad Aji selanjutnya dimakamkan pihak keluarganya di TPU Klenong, Gang Pisang, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajawa pada Kamis (20/10/2016) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Loading...