Beranda Hukum Kriminal Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Jurang Sumur Putri

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Jurang Sumur Putri

691
BERBAGI
  Petugas Inafis Polresta Bandarlampung mengevakuasi mayat perempuan di Sumur Putri, Bandarlampung.
  Petugas Inafis Polresta Bandarlampung mengevakuasi mayat perempuan di Sumur Putri, Bandarlampung.

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Mayat perempuan yang belum dapat diketahui identitasnya ditemukan sudah membusuk dan mengeluarkan belatung di jurang sedalam 50 meter di Jalan Raden Imba kusuma Ratu, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan, Rabu (30/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan kaos warna biru tua ada corak bintik-bintik putih, celana warna biru kehitaman dan mengggunakan cincin. Didekat jasadnya, ditemukan juga sepasang sandal.

Mayat tersebut, selanjutnya dibawa petugas Inafis Polresta Bandarlampung ke Rumah Sakit Abdoel Muluk (RSUAM) untuk dilakukan autopsi. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk, mengeluarkan belatung dan tubuhnya mengembung bagian kepala dan wajahnya sudah tidak dapat dikenali lagi karena hancur. Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban.

Petugas inafis Polresta Bandarlampung, Aiptu Amsir saat ditemui teraslampung.com di kamar jenazah RSUAM mengatakan, mayat dengan jenis kelamin perempuan itu pertamakali ditemukan oleh salah seorang warga yang akan membersihkan kebun.

Lokasi penemuan mayat itu, berjarak sekitar 500 meter dari Kantor PDAM Way Rilau yakni di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan, Rabu (30/9) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Kalau nama warga menemukan itu saya lupa siapa namanya, jadi warga itu mencium aroma bau busuk menyengat. Ketika dicari bau busuk itu, ternyata bau itu berasal dari sosok mayat dan posisi mayat itu telungkup,”kata Amsir, Rabu (30/9).

Pihaknya mendapat informasi adanya penemuan mayat, sekitar pukul 08.00 WIB. Dari laporan itu, langsung kelokasi TKP dan melakukan evakuasi jasad korban.Pada saat mayat itu akan dievakuasi, lanjut Amsir, pihaknya mengalami kesulitan.

Proses Evakuasi Mayat Sulit 

Di lokasi penemuan, selain petugas Inafis warga sekitar juga ada. Karena mayatnya sudah membusuk dan banyak belatungnya, akhirnya warga urung dan pergi lagi karena tidak kuat mencium aroma bau busuk mayat itu.Karena mayat itu ada di dalam jurang sedalam 50 meter, lanjut Amsir, kondisi jalannya pun sulit sehingga sedikit mengalami kesulitan dan memakan waktu agak lama saat akan mengevakuasi jasad korban.

“Karena sudah menjadi tugas dan kewajiba kami, jadi untuk cepat dapat dievakuasi dan dibawa keatas dari bawajurang, setelah dibungkus langsung aja saya gendong mayatnya dibantu petugas lainnya. Ya alhamdulilah bisa dan sampai diatas, sekitar satu jam lebih mayat dapat dievakuasi. Kita bawa ke RSUAM ini sekitar pukul 09.30 WIB,” ujarnya.

Amsir mengutarakan, ciri-ciri korban rambut panjang sebahu dan pihaknya tidak bisa mengenali ciri-ciri lainnya karena selainsudah kembung badannya juga wajahnya hancur. Saat ditemukan, korban
mengenakan kaos warna biru tua ada corak bintik-bintik putih, celana warna biru kehitaman dan mengggunakan cincin. Didekat jasadnya, ditemukan juga sepasang sandal.

“Apakah mayat yang ditemukan ini, korban pembunuhan atau tidak, kami belum mengetahui secara pasti. Yang jelas,  barang bukti yang kami temukan adalah sepasang sandal dan cincin korban. Saat ini barang bukti diamankan oleh petugas Polsekta Telukbetung Selatan untuk proses penyelidikan,”terangnya.

Pantauan Teraslampung.com di kamar instalasi jenazah RSUAM, jasad korban masih dilakukan visum oleh petugas pemulasaraan mayat. Aroma busuk yang menyengat masih sangat kental, sehingga beberapa warga yang melihat banyak yang mual dan tidak kuat dengan aroma busuk tersebut.

Selain warga, para jurnalis yang melakukan peliputan pun tampak mual-mual dengan bau busuk mayat itu. Karena bau itu tidak hanya berasal dari jasad korban saja, melainkan berasal dari bekas Baju, celana serta pakaian dalam milik korban yang berada di luar kamar jenazah.

Tampak terlihat, masih banyak belatung yang masih menempel di pakain yang bekas dipakai korban.

Loading...