Beranda News Peristiwa Mayat yang Ditemukan Nelayan di Pesisir Barat Diduga WNA China Bernama Bing...

Mayat yang Ditemukan Nelayan di Pesisir Barat Diduga WNA China Bernama Bing Yang Wang

250
BERBAGI
Petugas Basarnas mengevakuasi mayat yang diduga penyelam WNA asal China, Senin (11/11/2019). Mayat tersebut ditemukan nelayan di perairan Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Foto: Basarnas
Petugas Basarnas mengevakuasi mayat yang diduga penyelam WNA asal China, Senin (11/11/2019). Mayat tersebut ditemukan nelayan di perairan Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Foto: Basarnas

TERASLAMPUNG.COM — Mayat yang ditemukan nelayan di perairan Teluk Bangkunat Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Senin pagi (11/11/2019) diduga adalah Bing Yang Wang. Wang adalah salah satu penyelam yang tenggelam dan hilang saat menyelam di perairan Pulau Sangiang, Banten, beberapa hari lalu.

“Korban diduga salah satu korban dari 3 orang yang hilang tenggelam di Pulau Sangiang, Banten pada 3 November 2019,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Selasa (12/11/2019).

Belum jelas apakah Bing Yang Wang adalah sama dengan Wan Bzang Yang atau tidak. Kalau yang dimaksud Bing Yang Wang adalah Wan Bzang Yang, maka penemu mayat tersebut akan mendapatkan hadiah berhadiah Rp750 juta.

Keluarga dua dari tiga penyelam yang hilang, Chelsea, sebelumnya mengumumkan sayembara akan memberi hadiah uang kepada penemu mayat Tian Yu dan  sebagamana informasi sayembara yang disebarluasan pihak keluarga

Total imbalan yang diberikan sebesar Rp 1,5 miliar dari dua keluarga korban, Tian Yu dan Wan Bzang Yang. Anggota keluarga Tian Yu, Chelsea mengatakan, sayembara digelar untuk mempercepat proses ditemukannya korban. Pihak keluarga menjanjikan uang sebesar Rp 750 juta bagi siapa saja yang bisa menemukan Tian Yu.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, usai ditemukan jasad korban dibawa  petugas Polairud Polda Lampung ke Puskesmas Bengkunat Blimbing, Pesisir Barat.

Menurut Kombes Zahwani dugaan bahwa korban adalah WNA diperoleh berdasarkan ciri-ciri dari nakhoda kapal yang sempat mengantar korban untuk menyelam.

“Menurut nakhoda kapal yang mengantar korban saat hendak menyelam, korban yang gemuk adalah warga negara asing bernama Bing Yang Wang,” katanya.

Menurut Polda Lampung, ciri-ciri korban yang ditemukan di Bengkunat adalah: tinggi badan sekitar 175 Cm, berkulit putih, dan berjenggot tipis beruban. Usia korban diperkirakan 50-60 tahun.

Saat ditemukan, barang-barang yang  melekat di tubuh mayat antara laiin: jam tangan merk Suunto dalam keadaan hidup, baju renang lengkap warna hitam merk ‘Slinx Wet Suits’, tutup kepala/morvis merk Hevto warna hitam, sarung tangan merk scubapro warna hitam, sepatu selam merk Mares Plexads, sepatu katak selam merk Aqua Lung Phajer, pisau sangkur merk Diablo warna hitam kombinasi hijau yang melekat di pinggang sebelah kiri, celana dalam dengan warna biru muda kombinasi hitam, botol air mineral yang berada di kantong kaki sebelah kiri, karet perekat warna hitam yang terpasang di lengan kiri.

Polisi tidak bisa langsung mengenali identitas korban karena korban sudah 9 hari berada di perairan sehingga mayat sudah sulit diidentifikasi. Untuk itu, hari ini (12/11/2019) polisi melakukan autupsi.

Hari ini Basarnas masih akan melakukan pencarian dua korban lainnya. Pencarian diperluas hingga ke perairan di pesisir pantai barat Sumatera Barat.

Loading...