Beranda Hukum Kriminal Mbah Sempok Sudah 30 Kali Gugurkan Kandungan Pasiennya

Mbah Sempok Sudah 30 Kali Gugurkan Kandungan Pasiennya

370
BERBAGI
Ekspos kasus di Polresta Bandarampung tentang praktik aborsi yang dilakukan seorang nenek.
Ekspos kasus di Polresta Bandarampung tentang praktik aborsi yang dilakukan seorang nenek.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Suminem alias Mbah Sempok (71), warga Jalan Sejahtera 4, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung yang membuka praktik aborsi berkedok jasa pijat, mengakui sudah puluhan kali melakukan aborsi terhadap pasiennya yang datang kerumahnya.

“Selama tiga tahun terakhir ini, sudah 30 kali saya melakukan pengguguran (aborsi) kandungan pasien,” katanya,  saat ekspos kasus di Mapolresta Bandarlampung, Selasa, 8 Mei 2018.

Menurutnya, pasien yang datang ke rumahnya yang akan melakukan aborsi, mayoritas gadis muda yang masih berusia sekitar 19 tahun sampai 25 tahun.

“Rata-rata pasiennya masih muda, lalu usia kandungan pasien yang mau digugurkan baru berumur satu hingga dua bulan,”bebernya.

Sebelum melakukan aborsi, lanjut nenek 71 tahun ini, sebelumnya ia membacakan mantra atau doa terlebih dulu dengan menggunakan bahasa jawa.

“Pakai doa dululah, ya doanya pakai bahasa jawa ‘Dungo nyuwun kaleh gusti pangeran’ (Doa minta mohon sama gusti Allah). Dalam waktu lima menit, aborsinya selesai,”ungkapnya.

Dikatakannya, pasien yang berhasil diaborsi, kemudian janin bayi tersebut tidak di kubur dengan dirinya, melainkan diberikan kembali kepada pasien tersebut. Menurutnya, dari puluhan pasien yang diaborsi dengan dirinya, tidak ada yang sampai meninggal dunia.

“Janin bayinya gak saya kubur, tapi saya kasih lagi kepasien itu. Kalau untuk biayanya itu, bervariasi mulai Rp.1,5 juta hingga Rp 2 juta,”jelasnya.

Akibat dari perbuatannya itu, Mbah Sempok mengaku sangat menyesal dan berjanji akan bertobat serta tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Ya saya kapok dan menyesal, ini pelajaran bagi saya dan juga untuk para dukun pijat lainnya agar jangan melakukan kesalahan atau melanggar hukum seperti saya ini,”sesalnya.

Diketahui sebelumnya, Mbah Sempok alias Suminem (71) yang membuka praktik aborsi berkedok jasa pijat di rumahnya di Jalan Imam Bonjol Gang sejahtera, Kemiling diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, pada Jumat malam 4 Mei 2018 lalu sekitar pukul 19.00 WIB.

Penangkapan tersangka Mbah Sempok tersebut, berdasarkan atas laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa di rumah tersangka diduga kerap dijadikan tempat untuk aborsi.

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa tiga sarung, dua bilah keris, satu bilah besi, satu batang ranting pohon jarak, beberapa tablet menggugurkan kandungan, pakai dalam dengan bercak darah dan beberapa alat lainnya.