Beranda Hukum Mediasi Penggusuran Pasar Griya Gagal, Kasus Berlanjut di PN Tanjungkarang

Mediasi Penggusuran Pasar Griya Gagal, Kasus Berlanjut di PN Tanjungkarang

135
BERBAGI
Kadiv Advokasi LBH Bandarlampung Kodri Ubaydillah.
Kadiv Advokasi LBH Bandarlampung Kodri Ubaydillah.

TERASLAMPUNG.COM — Setelah gagal proses mediasi antara LBH Bandarlampung dengan Pemkot dan DPRD, akhirnya perkara pasar Griya Sukarame memasuki proses sidang di PN Tanjungkarang, Selasa (23/10/2018).

Menurut Kadiv Advokasi LBH Bandarlampung Kodri Ubaydillah perkara dugaan perbuatan melawan hukum dalam proses penggusuran pasar Griya Sukarame sudah memasuki proses sidang, sidang hari ini Selasa (23/10) agendanya pembacaan gugatan dari penggugat (LBH Bandarlampung).

“Kami sudah perkirakan dari awal bahwa proses mediasi akan dead lock, makanya jauh-jauh hari kami sudah siapkan materi gugatan secara matang,” ujarnya di kantor LBH Bandarlampung.

Selama proses mediasi hingga proses sidang Kodri Ubaydillah kecewa dengan sikap DPRD Kota Bandarlampung yang tidak pernah hadir.

“Dari  proses mediasi sampai sidang pertama hari ini DPRD tidak pernah hadir, saya pertanyakan sikap wakil rakyat itu,” tegasnya.

Menurutnya dewan tidak bisa jadi contoh yang baik untuk taat pada hukum atau aturan.

Sidang selanjutnya akan digelar tanggal 30 Oktober 2018 dengan agenda jawaban para tergugat.

Dandy Ibrahim

Loading...