Melalui Tabungan Qurma Yayasan Shuffah Salurkan Hewan Kurban

  • Bagikan

Waykanan Teraslampung.com–Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Waykanan akan diperingati pada Minggu (5/10). Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak warga dan kelompok masyarakat yang menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban.

“Penyaluran hewan kurban bisa dilakukan hari ini dan esok kita adakan pemotongan,” kata Haji Soleh, pengurus Masjid Agung At Taqwa Blambangan Umpu, m Sabtu (4/10).

Yayasan Shuffah Blambangan Umpu juga berpartisipasi menyalurkan hewan kurban berupa satu ekor sapi. Hewan kurban tersebut, menurut Sekretaris  Yayasan Shuffah Gatot Arifianto, berasal dari program Tabungan Qurma (Kurban Jama-jama/Kurban bersama-sama).

“Tabungan tersebut adalah solusi berkurban kambing atau sapi dengan cara yang ringan dan bermanfaat serta mulai dilaksanakan oleh Yayasan Shuffah Blambanganumpu dengan sejumlah tujuan, seperti meringankan biaya untuk berkurban yang bisa dicicil, mempererat ukhuwah dan kasih sayang sesama, dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan para peternak kecil. Semoga juga bisa menumbuhkan semangat dan keinginan untuk melaksanakan syariat kurban dan menyuburkan kepedulian sosial,” papar Gatot.

Gatot mengaku, gagasan tabungan tersebut sangat sederhana. Yayasan Shuffah Blambangan Umpu sebagai lembaga berbadan hukum yang memiliki tujuan utama mendirikan Panti Asuhan Mandiri untuk memutus siklus kemiskinan dan keterbelakangan dengan melaksanakan kegiatan pengembangan profesi bagi individu, anak-anak yatim piatu dan telantar tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan.

“Harapannya, saat purna belajar nantinya, anak-anak tersebut memiliki empat bekal, yakni pendidikan formal, agama, keterampilan serta modal supaya ke depan mereka mampu menjadi lokomotif pembangunan diri dan bangsa ini,” kata Gatot.

Yayasan Shuffah Blambanganumpu,  tidak mencari keuntungan atas Tabungan Qurma demikian Gatot menegaskan.

“Uang sebesar Rp.150.000 atau tabungan selama 12 bulan berjumlah Rp.1,8  juta, untuk membeli hewan kurban dengan perkiraan harga pembelian mencapai Rp.1,5 juta,”terang Gatot.

Adapun sisa tabungan Rp. 300.000 digunakan untuk honor personel penagihan tabungan, biaya transportasi pengadaan dan pengantaran hewan kurban sampai ke masjid/mushala lokasi kurban di seputaran Kelurahan Blambanganumpu dan Lembasung serta infak/sedekah melalui yayasan tersebut.

Yayasan Shuffah Blambanganumpu sedang mendirikan Panti Asuhan Mandiri dan saat ini sudah menyekolahkan sekitar 10 anak tidak mampu dari Waykanan sampai jenjang perguruan tinggi di Lampung.

“Melalui tabungan qurma, kami ingin berbagi dan membantu membuat pasar bagi peternak kecil supaya mereka tidak repot lagi memikirkan pemasaran saat ternaknya sudah besar,” kata Gatot.

Aan Frimadona Rosa

  • Bagikan