Beranda Hukum Kriminal Melawan Pakai Senjata Tajam, Begal Sepeda Motor Ditembak Polisi

Melawan Pakai Senjata Tajam, Begal Sepeda Motor Ditembak Polisi

515
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TENGAH — Petugas Unit Reskrim Polsek Padang Ratu, Lampung Tengah melumpuhkan salah satu pelaku pembegalan berinisial SP (21) dengan timah panas. Polisi menangkap tersangka, saat tengah melintas di Jalan Raya Pubian, Jumat 18 Mei 2018 malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Padang Ratu, Kompol Indra Herlianto Denis mengatakan, penangkapan tersangka SP yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut, berdasarkan atas laporan korban Trio Hambali Syamtiono, warga Kampung Segalamider, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah dengan nomor laporan LP/127-B/V/2018/Res Lt/Sek Patu tanggal 16 Mei 2018.

“Saat dilakukan penangkapan, tersangka SP dilumpuhkan dengan tembakan dikaki karena berusaha melawan petugas dengan senjata tajam,”ujarnya, Sabtu 19 Mei 2018.

Dari penangkapan tersangka, kata Indra, petugas menyita satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi pembegalan, STNK sepeda motor dan sebilah senjata tajam yang digunakan tersangka untuk melawan petugas.

“Aksi pembegalan itu, dilakukan tersangka SP bersama rekannya berinisial Ri (20), warga Kampung Tanjung Kemala, Kecamatan Pubian yang saat ini masih dalam pengejaran petugas. Aksi pembegalan yang dilakukan kedua tersangka, sudah sangat meresahkan warga Pubian,”ungkapnya.

Kompol Indra Herlianto Denis mengutarakan, aksi pembegalan yang dilakukan tersangka SP bersama rekannya Ri (DPO), berawal saat korban Trio yang sedang mengendarai sepeda motor sendirian tiba-tiba dihadang kedua tersangka ditengah jalan. Kaget sepeda motornya diberhentikan, saat itu juga korban langsung menyembunyikan kontak sepeda motor tersebut.

“Tersangka langsung menodongkan pisau kearah korban, karena gagal membawa kabur motor korban tersangka merampas tas korban yang didalamnya berisi uang tunai Rp 3 juta, ponsel, STNK motor An Sugiono dan KTP,”terangnya.

Dikatakannya, setelah peristiwa pembegalan itu dilaporkan korban ke Mapolsek Padang Ratu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan, petugas mendapati identitas dari palaku pembegalan tersebut. Taklama kemudian, petugas mendapatkan informasi keberadaan salah satu pelaku. Saat itu juga, langsung dilakukan penangkapan terhadap pelaku SP.

“Tersangka SP mengakui, aksi pembegalan itu dilakukan bersama rekannya bernisial Si. Saat itu juga petugas memburu Si, namun tersangka sudah sudah tidak ada di rumahnya,”pungkasnya.

Menurutnya, saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan, yakni untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan para tersangka.

Loading...