Melesat ke Peringkat 9 Webometric, Unila Lampaui Unpad dan Unsri

Rektorat Unila (Ist/dok)
Rektorat Unila (Ist/dok)
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Peringkat Universitas Lampung (Unila) melesat dari peringkat ke-24 ke  peringkat 9 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi webometrics yang dipublikasikan pada akhir Januari 2022 lalu. Ini lompatan terjauh Unila sekaligus melampuai beberapa perguruan tinggi top Indonesia seperti Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Hasanudin (Unhas), dan Universitas Sriwijaya (Unsri).

Ini merupakan catatan terbaik kedua Unila setelah pada 2015 lalu Unila berhasil menempati peringkat 10 besar versi Webometrics, yakni pada 2015.

Sebelumnya, dalam rilisnya pada Januari 2021 lalu webometrics mencatat Unila juga naik enam peringkat dari peringkat ke-30 webonetrics menjadi peringkat ke-24.

Dalam rilis terbarunya pada akhir Januari 2022 yang dipublikasikan di laman  www.webometrics.info,  posisi impact rank Universitas Lampung 818, oppennes rank 1.523, dan excellence 3.675.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila, Prof. Suharso, mengatakan  kenaikan peringkat webometrics ini berkat kerja sama sivitas akademika Unila, baik tim webometrics maupun para dosen Unila.

Suharso menjelaskan, berbagai langkah yang telah dilakukan tim webometrics dalam meningkatkan prestasi Unila.

“Kami buat tim untuk mengevaluasi kekurangan dan kelebihan Unila, lalu disusun langkah-langkah yang harus dilakukan. Di antaranya meminta para dosen untuk menginput karya-karya mereka di google scholar, memaksimalkan sitasi dan memonitoring karya-karya dosen Unila, serta membenahi website unit-unit di Unila,” urai Suharso, Selasa, 1 Februari 2022.

Webometrics merupakan suatu perangkat sistem atau inisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di situs web.

Pemeringkatan webometrics menjadi tolak ukur bahwa website unila.ac.id memiliki performa cukup baik dalam tiga hal yakni impact, openness, dan excellence. 

Sebagai informasi, Webometrics melakukan pemeringkatan terhadap lebih dari 22 ribu perguruan tinggi di seluruh dunia.

Pemeringkatan yang dimulai sejak 2004 itu didasarkan pada gabungan indikator yang memperhitungkan baik volume maupun isi web, visibilitas, dan dampak publikasi web.

Webometrics adalah suatu perangkat sistem atau inisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di situs web.

Sistem pemeringkatan Webometrics telah dikenal luas dalam bidang pendidikan dan penelitian. Webometrics merupakan metode pemeringkatan web PT yang dirintis dan dikembangkan oleh Isidrpo F. Aguillo (2009).

Ranking Webometrics diambil dari faktor aksesibiltas dan visibilitas universitas di dunia maya. Selain itu, publikasi elektronik, keterbukaan akses terhadap hasil-hasil penelitian, konektifitas dengan dunia industri dan aktifitas internasional juga menjadi faktor penting pemeringkatan Webometrics.

Webometrics menggunakan parameter penilaian meliputi Presence, Impact, Openness, dan Excellence. Presence memiliki bobot 20 persen dari total penilaian, dihitung berdasarkan volume konten global yang dapat diindeks Google.

Impact, memiliki bobot paling besar, yaitu 50 persen, merupakan kualitas konten yang diukur dengan tautan eksternal dari pihak ketiga dengan data visibilitasnya menggunakan dua mesin pencari yaitu Majestic SEO dan Ahrefs.

Sedangkan Openness memiliki bobot 15 persen dan menunjukkan jumlah rich file (pdf, doc, docs, dan ppt) yang terindeks di google scholar.

Adapun Excellence merupakan karya akademik yang dipublikasikan di jurnal international yang tergolong high-impact dengan sumber datanya diambil dari Scimago. Parameter ini berbobot 15 persen dari total penilaian.

Dalam setahun Webometrics menerbitkan dua kali hasil pemeringkatan, yaitu bulan Januari dan Juli. Webometrics merupakan studi aspek kuantitatif dalam membangun dan menggunakan sumber-sumber informasi, struktur dan teknologi Web dengan pendekatan bibliometrics dan infometric.

Berikut daftar perguruan tinggi yang masuk 15 besar terbaik Indonesia versi webometrics:
1. Universitas Indonesia (UI)
2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
3. Universitas Brawijaya (Unibraw)
4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
5. Universitas Airlangga
6. Universitas Teknologi Sepuluh Nopember
7. Universitas Telkom
8. Institut Teknologi Bandung (ITB)
9. Universitas Lampung (Unila)
10.Universitas Bina Nusantara
11. Universitaa Andalas (Unand)
12. Universitas Hasanuddin
13. Universitas Sebelas Maret
14. Universitas Sriwijaya
15. Universitas Padjadjaran Bandung