Beranda News Bandarlampung Memasuki H-6 Idul Fitri, Stasiun KA Tanjungkarang Mulai Dipadati Pemudik

Memasuki H-6 Idul Fitri, Stasiun KA Tanjungkarang Mulai Dipadati Pemudik

1333
BERBAGI
Calon penumpang di Stasiun Tanjungkarang
Calon penumpang di Stasiun Tanjungkarang

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Memasuki H-6 lebaran 2018 arus mudik di Stasiun KA Tanjungkarang mulai ramai dipadati penumpang yang akan pulang menuju kampung kehalamannya masing-masing dengan menggunakan moda transportasi tersebut. Meski belum mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, namun sudah mencapai sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Pantaun teraslampung.com, tampak terlihat para penumpang yang ingin mudik lebaran ke kampung halamannya di Stasiun KA Tanjungkarang dengan tujuan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan dan lokal (Lampung) sudah mulai ramai dipadati para penumpang baik itu orang tua, dewasa dan anak-anak yang tengah berada di ruang tunggu dan dibagian setiap gerbong kereta api lantaran tidak kebagian tempat duduk.

Salah seorang pemudik, Azwar (40) warga Karimun Jawa, Sukarame ini mengatakan, bahwa dirinya mulai mudik bersama istri dan dua anaknya pada di H-6 lebaran ini, untuk menghindari kepadatan pemudik lainnya atau berdesakan saat pulang menuju ke kampung halamannya di Kotabumi, Lampung Utara.

“Ya kalau sekarang ini kan belum terlalu padat, tapi kalau berangkatnya pada H-4 atau H-3 takutnya padat dan saya juga kwatir kalau kehabisan tiket. Kalau nggak padat diperjalan juga kan enak, apalagi saya bawa anak yang masih balita,”ucapnya saat ditemui di sela-sela menunggu keberangkatan kereta api, sabtu 9 Juni 2018.

Pemudik lainnya, Sarmi (60) warga asal Tanggamus mengatakan, meski keberangkatan kereta tujuan Tanjungkarang-Kertapati pukul 21.00 WIB, ia bersama tiga orang anaknya rela datang sekarang ini ke Stasiuan Tanjungkarang. Menurutnya, pilihan mudik lebih awal, dengan pertimbangan supaya lebih leluasa dalam perjalanan.

“Kalau saya mau mudik ke rumah orangtua di Prabumulih, Palembang. Walaupun kereta tujuannya berangkatnya malam dan sengaja datang sekarang, biar agak leluasa nantinya karena saya juga barang bawaannya banyak dan juga biar nggak desak-desakan sama penumpang lainnya,”ujarnya.

Sementara salah seorang pemudik lainnya, Darmawan (45) salah seorang karyawan perusahaan di Bandarlampung menuturkan, ia juga memilih mudik pada H-6 lebaran, tidak lain agar tidak berdesak-desakan saat pulang menuju ke kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan.

“Ya karena kerjaan juga sudah kelar, dan sudah cuti libur bersama mulai Jumat kemarin makanya hari ini saya putuskan untuk mudik ke kampung. Kalau mulai masuk kerja lagi pada H+3 lebaran, jadi pada H+2 saya harus balik lagi ke Bandarlampung. Ya enggak apa-apa lah, berangkat sepi pulangnya juga masih sepi jadi enak diperjalanannya gak terlalu padat,”ungkapnya.

Kepala Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Tri Haryanto mengutarakan, memasuki arus mudik H-6 lebaran ini, memang sudah mulai mengalami lonjakan penumpang mencapai 15 sampai 20 persen jika dibandingkan dari hari biasa sebelumnya.

“Ya mulai hari ini sudah terjadi adanya peningkatan penumpang, dan pastinya akan terus mengalami peningkatan hingga H-1 lebaran. Untuk lonjakan penumpang, kita prediksikan pada H-3 lebaran,”jelasnya.