Beranda Hukum Kriminal Membunuh di Hiburan Organ Tunggal, Tiga Warga Lamsel Dibekuk Polisi

Membunuh di Hiburan Organ Tunggal, Tiga Warga Lamsel Dibekuk Polisi

7679
BERBAGI
Tiga pelaku pengroyokan dan penusukan hingga menewaskan korban, Herdiansyah (21) di tempat hiburan organ tunggal dibekuk Tim Tekab 308 Polsek Katibung, Lampung Selatan.
Tiga pelaku pengroyokan dan penusukan hingga menewaskan korban, Herdiansyah (21) di tempat hiburan organ tunggal dibekuk Tim Tekab 308 Polsek Katibung, Lampung Selatan.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

KATIBUNG — Petugas Polsek Katibung, Lampung Selatan, pada Rabu (25/12/2019) membekuk tiga pelaku pengroyokan dan penusukan Herdiansyah (21) hingga tewas di arena organ tunggal, Dusun Sukanegara I, Desa Tanjungratu, Kecamatan Katibung.

Ketiga pelaku yang ditangkap adalah berinisial SO (41), warga Desa Tanjungagung, Kecamatan Katibung, DI(40), warga Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro dan KS (30), warga Desa Talang Waysulan, Kecamatan Way Sulan.

“Ketiga pelaku, berhasil ditangkap taklama setelah kejadian sekitar pukul 01.30 WIB usai mengroyok dan menusuk korban Herdiansyah hingga tewas di acara hiburan organ tunggal di Desa Tanjungratu,”kata Kapolsek Katibung, Iptu Wido Dwi Arifiya Zaen melalui pesan WhatsApp kepada teraslampung.com, Kamis (26/12/2019).

Iptu Wido Dwi Arifiya Zaen mengutarakan, kejadian itu bermula saat korban Herdiansyah (21), warga Dusun Sukanegara I, Desa Tanjungratu ini, menonton hiburan organ tunggal di acara hajatan pernikahan salah seorang warga setempat, Selasa (24/12/2019) malam.

“Malam itu sekitar pukul 23.00 WIB, korban dikeroyok ketiga pelaku lalu korban ditusuk menggunakan senjata tajam hingga korban tersungkur bersimbah darah akibat luka tusuk di bagian perut,”ujar mantan Kanitidik 2 Satreskrim Polres Tulangbawang ini.

Warga yang melihat kejadian itu berusaha melerai, lalu ketiga pelaku langsung melarikan diri dan warga melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Katibung. Mendapat informasi kejadian itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi.

“Dari keterangan saksi dilokasi kejadian, didapati identitas ketiga pelaku tersebut,”ungkapnya.

Saat itu juga, kata Iptu Wido Dwi Arifiya Zaen,petugas langsung melakukan pengejaran dan ketiga pelaku tersebut berhasil ditangkap di salah satu tempat di lokasi berbeda yakni di Desa Tanjungratu dan Desa Batuliman.

“Saat ditangkap, mereka (pelaku) tidak melakukan perlawanan. Ketiga pelaku tersebut, saat ini masih dilakukan pemeriksaan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,”terangnya.

Dikatakannya, untuk mendapatkan pertolongan medis, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. Selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

“Untuk barang bukti yang disita, sebilah senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku dan pakaian korban. Pasal yang disangkakan terhadap ketiga pelaku, Pasal 170 ayat (2) dan 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 12 tahun,”pungkasnya.

Ia juga menghimbau kepada warga yang mengadakan hajatan (resepsi) dengan menggelar hiburan organ tunggal, agar tidak menyajikan hiburan sampai larut sesuai dengan jam yang telah ditentukan untuk menghindari kejadian serupa atau perbuatan negatif agar situasi Kamtibmas tetap terjaga.

Loading...