Beranda Hukum Kriminal Mencuri Bermodus Pecahkan Kaca Mobil, Soleh Raup Uang Puluhan Juta

Mencuri Bermodus Pecahkan Kaca Mobil, Soleh Raup Uang Puluhan Juta

250
BERBAGI
Soleh, tersangka pembobol mobil dengan modus pecahkan kaca mobil, diperiksa di Polsek Tanjungkarang, Rabu (15/6/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Tersangka pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil pakai busi, Soleh (26), mengakui bahwa dirinya sudah puluhan beraksi melakukan pencurian bersama temannya Firman yang sudah lebih dulu mendekam di sel tahanan.

“Saat beraksi, saya bertugas membonceng Firman pakai motor dan mengawai lokasi sekitar. Lalu Firman yang pecahkan kaca mobil pakai busi, ” kata pria yang sehari-haro bekerja di karyawan Garuda Food itu, di Polsek Tanjungkarang Barat, Rabu (15/6/2016).

Soleh mengaku selama beraksi mencuri bersama Firman, hasil yang didapatkannya bervariasi. Namun, kata dia,  yang paling besar adalah saat ia menggondol uang Rp 12 juta dari sebuah mobil yang dibobolnya. Ia membawa lari uang itu setelah memecahkan kaca mobil Toyota Avanza yang berada di pinggir jalan di daerah Sukarame, Bandarlampung.

“Uang itu dibagi dua dengan Firman. Uangnya sudah saya habiskan untuk membeli keperluan sehari-hari dan foya-foya,” katanya.

Menurutnya, ia juga pernah beraksi di Jalan Panglima Polim, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat. Saat itu ia memecahkan kaca mobil millik korban Mujiono pakai busi, lalu mengambil tas dan barang berharga dari dalam mobil korban.

“Di tempat itu sudah dua kali saya melakukan pencurian, pertama dengan Firman lalu yang kedua saya beraksi sendiri,”ungkapnya.

Selain di tempat tersebut, Soleh mengakui ia juga beraksi melakukan pencurian memecahkan kaca mobil di beberapa tempat di Kota Bandarlampung. D antaranya, di wilayah Sukarame, Kedaton, Gunung Terang dan Kemiling.

Petugas Unit Reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat, meringkus Soleh (26) di tempat kerjanya di Perusahaan Garuda Food, pada Selasa (14/6/2016). Warga Jalan Kayu Manis, Gang Damar, Kelurahan Sepang Jaya, Kedaton tersebut merupakan salah satu sindikat pelaku pencurian pecah kaca mobil yang sempat buron (DPO).

Loading...