Beranda News Kabar Desa Mendes PDTT: Dana Desa Bisa Tekan Peredaran Covid-19

Mendes PDTT: Dana Desa Bisa Tekan Peredaran Covid-19

92
BERBAGI
Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar (Foto: Kemendes)

TERASLAMPUNG.CO, JAKARTA —  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengatakan dana desa sangat berpengaruh besar menekan peredaran pandemi Covid-19 di desa.

Menurut Menteri Abdul Halim Iskandar, dana desa 2020 sebesar Rp71,09 triliun sangat maksimal digunakan untuk penanganan Covid-19. Program besarnya antara lain Desa Lawan Covid-19, membentuk Relawan Tanggap Covid-19, pembentukan Ruang isolasi Desa, Gerbang Desa, dan kampanye hidup bersih.

“Ini ternyata berdampak sangat positif. Penularan Covid-19 di desa relatif sangat kecil dibanding grafik nasional, sekitar lima persen,” kata Mendes PDTT.

Menurutnya, target pemerintah untuk tahun 2021 mendatang ada dua hal yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 yang belum diketahui pandemi ini akan berakhir.

Dana Desa tahun 2020 telah digunakan untuk program Relawan Desa Lawan Covid-19, Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), pembangunan infrastruktur sebelum wabah Covid-19, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) mencapai Rp44 triliun.

“Dana tersisa Rp29 triliun. Rencananya yang Rp11 Triliun nanti akan habis biaya BLT hingga Desember 2020. Sedangkan ssa anggaran sekitar Rp18 triliun untuk PKTD Produktif,” kata dia.

PKTD Produktif misalnya adalah penataan dan revitalisasi Desa Wisata. Proyek yang menggunakan PKTD dikerjakan dengan melibatkan warga miskin, pengangguran, dan kelompok marjinal lain.

Dengan menggarap Desa Wisata yang melibatkan warga miskin dan pengangguran, maka jumlah pengangguran akan berkurang, daya beli masyarakat meningkat, dan lokasi wisatanya menjadi bersih.

“Itu produktif. Atau Ketahanan Pangan yaitu lahan-lahan yang kosong digarap dengan PKTD. Kemendes PDTT menargetkan hingga Desember 2020 ini, bisa menyerap sekitar enam juta tenaga kerja dan kurangi pengangguran di desa,” tandasnya. (*)