Beranda Pendidikan Mendikbbud Mengecek Percetakan Buku Kurikulum 2013

Mendikbbud Mengecek Percetakan Buku Kurikulum 2013

218
BERBAGI
Mendikbud M. Nuh (dok)

JAKARTA, Teraslampung.com–Usai mengunjungi gudang pengiriman buku, di Cibitung, Bekasi, Mendikbud Mohammad Nuh juga mengunjungi percetakan buku Kurikulum 2013. Kunjungan ke percetakan untuk memastikan buku Kurikulum 2013 terus dicetak. Kemendikbud menargetkan  lebih dari 245 juta eksemplar buku bisa dicetak untuk menjadi buku ajar  Kurikulum 2013 dan diterapkan pada tahun ajaran baru 2014/2015.

“Kepastian ini penting untuk meyakinkan ke sekolah-sekolah yang belum menerima kiriman buku,  pada saatnya pasti akan menerima,” kata Mendikbud Mohammad Nuh saat mengunjungi percetakan PT Gramedia di Jakarta, (19/07/2014).

Mendikbud mengakui hingga saat ini ada buku yang sedang dicetak, ada  yang dalam proses pengiriman ke sekolah-sekolah.

 “Ini menandakan kita terus bergerak dan pada saatnya sekolah akan menerima buku. Demikian juga dengan guru. Ada guru yang sudah dilatih sebanyak 1,1 juta, ada guru yang sedang dilatih dan ada pula.guru yang baru akan dilatih,” katanya.

Mendikbud juga menjelaskan tentang kondisi yang tidak merata itu. Untuk buku, katanya, diakui ada percetakan yang kapasitasnya terbatas, kehabisan bahan baku, hingga ada percetakan yang menunggu mencetak setelah menerima order pesanan.

“Sekarang sudah kami putuskan percetakan mencetak sesuai oplah dan segera kirim ke sekolah yang memang menjadi tanggungjawab para penyedia,” katanya.

Terkait dengan kondisi pelatihan guru yang tidak merata, Mendikbud mengaku hal itu  terjadi antara lain karena ada beberapa guru yang diundang untuk mengikuti pelatihan berhalangan akibat cuaca dan keluarga.

“Selain itu karena anggaran pelatihan yang sudah disiapkan pemerintah daerah belum cair, sehingga baru sebagian yang dilatih atas biaya pusat atau Kemdikbud,” katanya.

Karena itu, Mendikbud menyambut baik terhadap komitmen beberapa pemerintah daerah baik propinsi maupun kabupaten/kota yang telah menyediakan anggaran untuk pelatihan.

Sebelumnya,pada Sabtu siang (19/7) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, mengunjungi Gudang PT LogPos untuk memastikan kelancaran pengiriman buku Kurikulum 2013 ke sekolah-sekolah. Kunjungan Mendikbud ke gudang untuk memastikan kelancaran pengiriman ke sekolah-sekolah yang hingga kini belum menerima buku.

Mendikbud menjelaskan beberapa upaya yang dilakukan agar pada saat hari efektif belajar yang dimulai pada 4 Agustus mendatang sekolah sudah menerima buku. Upaya tersebut antara lain memberikan CD buku, dan mengunggah file pdf buku di laman rumah belajar Kemdikbud yang beralamat di http://belajar.kemdikbud.go.id .

“Kami berharap upaya2 ini bisa mengatasi persoalan keterlambatan buku datang di sekolah. Kesungguhan pihak sekolah untuk mencari jalan keluar sambil menunggu datangnya buku adalah cara terbaik agar peserta didik dapat memulai tahun pelajaran sesuai rencana,” kata Mendikbud.

Sebanyak 31 penyedia telah memenangkan tender untuk pengadaan buku yang dilakukan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sekolah dengan memanfaatkan dana BOS memesan ke penyedia. Dengan pola ini buku Kurikulum 2013 dibagikan gratis kepada siswa. (Bambang Satriaji)

Loading...