Mendikbud: Pemerintah Berikan Ruang Kreativitas Seluas-luasnya untuk Berkesenian

Bagikan/Suka/Tweet:
Mendikbud Anies Baswedan saat pembukaan Kongres Kesenian Indonesia III di Hotel Grand Royal Panghegar Bandung, Rabu (2/12/2015).

BANDUNG, Teraslampung.com — Pemerintah akan memberi ruang kreativitas seluas-luasnya bagi para seniman untuk berkesenian. Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan Anies Bawesdan saat membuka Kongres Kesenian Indonesia III di Hotel Grand Royal Panghegar Bandung, Rabu (2/11).

Anies Bawesdan mengatakan, sain, teknologi dan matematika hendaknya disempurnakan dengan art sehingga manusia Indonesia tak meninggalkan nilai-nilai keruhanian.

Seraya mengutip pernyataan Ki Hajar Dewantara, Anies mengatakan, aenibudaya Indonesia jangan hanya menjadi tuan di rumah sendiri melainkan jadi pesona bagi dunia.

Dikatakannya, saat ini salah satu kesenian Indonesia yaitu dari Bali akan ditetapkan oleb UNESCO sebagai kekayaan dunia. “Ini membuktikan bahwa pesona senibudaya Indonesia telah jadi pesona bagi negara-negara di dunia,” kata dia.

Mendikbud juga menegaskan, dipilihnya Bandung sebagai tuan rumah Kongres Kesenian Indonesia III karena tanah Parahiyangan pernah menjadi tuan rumah Konnsferensi Asia Afrika.

“Artinya Bandung sudah jadi pesona dunia, maka dipilih sebagai tempat KAA,” tegas dia.

KKI III ini diharapkan melahirkan rumusan yang dapat dijadikan rujuan bagi pemerintah menumbuhkembangkan kesenian di masa datang.

Pemerintah, lanjut Anies, berharap ke depan kesenian dapat berkembang, dengan tegap mengedepankan kebhinekaan dan inklusifikasi.

KKI III yang mengsusung tema Kesenian dan Negara dalam Arus Perubahan ini diikuti sekira 600 peserta, dan aka  berakhir 5 Desember malam.(*)