Beranda News Pilgub Lampung Mengaji Bareng Ki Enthus dan Arinal, Donald Trump pun Terkesan Jalan Berlubang...

Mengaji Bareng Ki Enthus dan Arinal, Donald Trump pun Terkesan Jalan Berlubang di Lampung

238
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Ki Enthus Susmono tidak hanya piawai jadi dalang wayang kulit. Ia juga trengginas dan superkocak saat menjadi dalang wayang golek modern. Hal itu ditunjukkan dalang yang juga Bupati Tegal, Jawa Tengah, itu saat pentas wayang kulit plus wayang golek dalam acara mengaji bersama Arinal Djunaidi di Natar,Lampung Selatan, Sabtu malam (27/52017).

Wayang golek yang dihadirkan di atas pangggung bukanlah wayang golek biasa. Sejumlah tokoh terkenal dihadirkan Ki Enthus. Misalnya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Presiden Amerika yang dimunculkan dalam wayang golek itu terkesan dengan banyaknya jalan berlubang dan lubang berjalan di Lampung.

Jalan berlubangnya bisa bikin jalan bergoyang-goyang. “Lubang berjalannya murah lagi,” ujar wayang yang dibuat mirip orang nomor satu di Amerika itu.

Sampai-sampai, wayang golek mirip Donald Trump itu tergelincir ke siring. Dia akhirnya minta tolong dengan wayang golek yang menokohkan Presiden Jokowi. Wayang golek mirip Jusuf Kalla seperi hendak berkomentar tapi kelamaan, Jkw langsung menyambar, “Ayooo, kerjaaa kerjaaa.” Ketiga tokoh muncul menjelang makan sahur, Minggu (28/5/17), pukul 00.08 sampai pukul 01.18 WIB.

Ki Enthus menyelingi wayang kulitnya dengan wayang golek. Bahasa yang digunakan Bahasa Indonesia campur Bahasa Jawa, dan Tegal (ngapak). Para penonton yang tadinya agak ngantuk-ngantuk kembali segar dengan “joke-joke” ketiga tokoh wayang golek.

Dia juga mengatakan optimis Lampung menjadi lebih baik jika Arinal Djunaidi memimpin jadi gubernur Lampung. Slogan Arinal, cagub Lampung yang bakal diusung Partai Golkar tersebut sudah pas. “Bekerja  setulus hati untuk rakyat”, ujar Ki Enthus.

Lapangan Tanjungsari, Natar, Lampung Selatan seluas 2,5 Ha tampak sesak penonton. Mereka duduk lesehan, beralaskan tikar dan bahkan sendal miliknya. Di tepi lapangan, masyarakat menikmati wayangan dari atas sepeda motornya llewat layar lebar. Warga selain menyimak lakon wayang—ternyata juga menjaga —untuk merima rejeki undian hadiah yang telah disiapkan pihak penyelenggara.

Dua ribu lebih penonton tersebar empat zone : dalam tarub utama, mengelilingi dua layar lebar di sudut-sudut lapangan, dan penonton dari layar belakang panggung. Mereka terlihat menikmati wayangan yang melibatkan 70 krunya Ki Enthus. Alat musik dan tata cahaya, sesekali sinar lazer, didukung sound system terbaik di Lampung, wayangan jadi tontonan yang gurih.

Penonton tetap sesak hingga menjelang pukul 03.00, setelah saur bersama dan pembagian hadiah untuk penonton. Ada tiga penonton membawa pulang tiga sepeda motor 180 CC. Mereka semuanya warga Natar, yakni Rusiah dari KampungnTanjungsari 3, Sutejo dari KampungnSukarame, dan Endriono dari Kampung Tanjungsari 2.

Sedangkan untuk undian hadiah kambing diperoleh Dedi Saputra Petir dari Tanjungsari 3, M Asis dari Serdang Tanjungbintang, Lisin dari Tanjungsari 2, Novandi dari Tanjungsari 2, dan Basuki dari Tanjungsari 1, Yono dari Tanjungsari II, Dedi Saputra dari Tanjungsari III, M Azis dari Serdang TB, Nopandi dari Dusun II Tanjungsari, dan Basuki Tanjungsari I.

Sebelumnya Arinal Djunaidi membagikan hadiah uang masing-masing Rp500 ribu kepada 10 pemenang dan Rp1 juta pemenang kepada lima penonton. Ketika pembukaan acara, Arinal Djunaidi membagikan 10 bingkisan untuk sepuluh anak balita yang ikut orangtuanya nonton wayangan.

Herman Batin Mangku/inilampung.com

Loading...