Beranda Views Jejak Mengenal Senjata Tradisional Golok Lampung

Mengenal Senjata Tradisional Golok Lampung

BERBAGI
Golong Lampung (Foto: Aan Frimadona Roza)

Aan Frimadona Roza | Teraslampung.com 

BANDARLAMPUNG — Setiap daerah di Indonesia memliki senjata tradisional. Banyak di antara nama senjata tradisional tersebut bentuknya sama tetapi namanya berbeda. Meski namanya sama, senjata tradisional yang dimiliki masing-masing daerah itu biasanya memiliki kekhasannya sendiri-sendiri.

Senjata tradisional golok, misalnya. Umumnya daerah-daerah di Indonesia memiliki senjata tajam jenis ini. Namanya pun sama dengan daerah lain, yaitu golok. Namun, di Lampung golok memiliki kekhasan sendiri, baik dari segi bentuk, nama, maupun jenisnya.

Golok Lampung biasa disebut sebagai candung atau laduk. Secara umum, golok merupakan senjata tajam terbuat dari besi atau baja berbentuk gepeng dan tajam pada satu sisinya. Biasanya senjata ini digunakan sehari-hari baik di dapur maupun di ladang. Tidak semua orang bisa membuat golok. Pembuat golok biasa disebut pande atau pande besi.

Di Lampung, sampai saat ini masih ada orang yang menekuni profesi sebagai pande besi. Itulah sebabnya golok Lampung masih terus diproduksi. Pande besi yang ahli membuat golok Lampung antara lain ada di di daerah Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

Berdasarkan penggunaannya, golok Lampung dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori. Yakni golok dapur (rampak alu), golok ladang (canduk kawik), dan golok pegangan istimewa (lancip).

Golok dapur adalah  golok yang digunakan untuk keprluan sehari-hari yang ada kaitannya dengan kegiatan ibu-ibu di dapur. Golok seperti ini biasanya berkualitas rendah, tidak banyak unsur bajanya dan kurang tajam.

Pande golok di Menggala juga memproduksi golok dapur,bahan bakunya berasal dari komponen mobil yang telah tidak terpakai. Yakni  per mobil bekas. Golok dapur biasanya tidak dilengkapi dengan sarung (wrangka). Golok jenis ini tidak perlu tempat penyimpanan khusus. Bisa cukup disisipkan di dinding sudut-sudut dapur.

Golok ladang adalah golok yang digunakan utuk keperluan diladang seperti untuk menyiangi, membersihkan semak, memotong ranting, dan sebaginya. Golok ladang biasanya juga tidak berkualitas tinggi, namun dibandungkan golok dapur masih lebih baik. Unsur bajanya tidak bagitu menonjol. Golok ladang biasanya dilengkapi dengan sebangsa sarung (wrangka/cantil) tetapi lebih banyak yang tidak dilengkapi dengan sarung.

Golok pegangan istimewa yaitu sebuah golok yang berkualitas tinggi. Sebuah golok yang sangat tajam karena unsir bajanya menonjol, untuk membuat golok inipande golok di Manggala Lampung Utara, biasanya bahan baku yang digunakan adalah klaher bekas mobil.

Masyarakat akan lebih suka apabila golok pegangan istimewa ini ukuran mata tajamnya pendek, seperti golok cibaru yang berukuran tidak lebih dari 25 cm panjangnya. Golok yang berukuran demikian ini dipandang lebih praktis dan tidak merepotkan jika di bawa pergi.

Untuk lebih menambah kepraktisan diselipkan dipinggang, maka golok seperti ini dillengkapi dengan sarung yang terbuat dari dua bilah kayu ringan yangdiikat dengan lilitan-lilitan rotan atau tanduk, ada beberapa daerah dilampung menyebutnya laduk/lancip.

Sumber : Senjata Tradisional Lampung, Depdikbud Dirjen dan Nilai Tradisional Bagian Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Daerah Lampung 1991/1992