Beranda Pendidikan Mengenal Surili, Mamalia Penghuni Gunung

Mengenal Surili, Mamalia Penghuni Gunung

228
BERBAGI
Kera atau lutung surili (Presbytis comata). Foto: dok LIPI

TERASLAMPUNG.COM — Tiga ekor monyet surili atau lutung surili (Presbytis comata) belum lama ini ditemukan berkeliaran di Cianjur, Jawa Barat.

Menurut peneliti mamalia dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ibnu Maryanto,  monyet surili yang berkeliaran di perumahan tersebut merupakan peliharaan yang dilepaskan oleh pemiliknya.

“Kemungkinan besar monyet-monyet tersebut awalnya ada yang memelihara, namun karena takut terkena sanksi undang-undang, monyet-monyet itu dilepaskan,” kata Ibnu, belum lama ini.

Ibnu mengatakan, surili termasuk mamalia yang dilindungi.

“Status konservasinya dilindungi oleh Keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, CITES (2019) dan IUCN Red List of Threatened Species (2019), tentang satwa yang dilindungi,” katanya.

Ibnu menjelaskan, habitat asli monyet ini adalah hutan primer, hutan sekunder, dan hutan bakau, mulai dari pinggir pantai hingga pada ketinggian 250 m – di atas 2.500 m dpl.

“Sering juga dijumpai di hutan yang berbatasan dengan kebun. Sering membentuk kelompok dengan jumlah 4-5 hingga 10-15 individu per kelompok,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, surili masih terlihat di Gunung Sawal, Ciamis, Gunung Lawu, Gunung Slamet, dan Dieng.

Kendati tidak berbahaya, tiga monyet surili ini yang berkeliaran tidak pada habitat aslinya ini meresahkan warga karena dianggap mengganggu tumbuhan budidaya milik warga.

“Makanan monyet ini adalah buah-buahan dan daun-daunan hutan. Saat berkeliaran di masyarakat dia jadi memakan tumbuhan budidaya warga,” ujar Ibnu.

Secara morfologi, monyet surili mempunyai ciri-ciri punggung dan bagian dagu berwarna abu-abu, dan berwarna putih pada dada, perut, bagian dalam lengan, serta kaki.

Jambul di kepala berwarna hitam, tidak dijumpai warna putih di bagian dahi, pipi kehitaman, ekor berwarna gelap pada bagian atas dan terang di bagian bawah, dan iris mata berwarna kecoklatan.

“Panjang badan monyet Surili berkisar antara 430-600 mm dengan panjang ekor 560-720 mm, dan bobot badan dapat mencapai 6,5 kg”, imbuh Ibnu. Dirinya menambahkan bahwa spesies ini memiliki kemiripan dengan Presbytis hosei dari dahi dan pipi yang berwarna putih, dan ekor yang berwarna abu-abu.

LIPI

Loading...