Beranda Hukum Menginap di Hotel Bawa Senpi Rakitan, Pria Ini Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polri...

Menginap di Hotel Bawa Senpi Rakitan, Pria Ini Ditangkap Tim Gabungan TNI-Polri Pesibar

994
BERBAGI
hmad Irham (42), warga Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat yang ditangkap Tim gabungan aparat Koramil 0422-03 dan Polsek Pesisir Tengah karena memiliki senjata api rakitan jenis revolver beserta enam butir peluru aktif kaliber 99 mm jenis FN.
hmad Irham (42), warga Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat yang ditangkap Tim gabungan aparat Koramil 0422-03 dan Polsek Pesisir Tengah karena memiliki senjata api rakitan jenis revolver beserta enam butir peluru aktif kaliber 99 mm jenis FN.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

PESISIR BARAT-Tim gabungan aparat Koramil 0422-03 dan Polsek Pesisir Tengah, menangkap salah seorang pelaku Ahmad Irham (42), warga Pekon Balai Kencana, Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat karena kedapatan membawa senjata api rakitan jenis revolver beserta enam butir peluru aktif saat berada di Hotel Cabana di wilayah Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat, Jumat 16 Maret 2018.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, AKP Rizal Efendi mengatakan, diamankannya pelaku bernama Ahmad Irham oleh tim gabungan anggota Koramil 0422-03 dan Polsek Pesisir Tengah, karena pelaku kedapatan memiliki dan menyimpan senjata api rakitan jenis revolver berikut enam butir peluru aktif kaliber 99 mm jenis FN.

“Penangkapan pelaku, berdasar atas informasi masyarakat bahwa adanya seseorang yang menginap di Hotel Cabana di wilayah Pekon Mandiri Sejati, Krui Selatan dengan membawa senjata api,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin 19 Maret 2018.

Atas informasi tersebut, kata Rizal, tim gabungan langsung bergerak menuju ke lokasi yang dimaksud. Petugas langsung melakukan penyelidikan, dan mendapati seorang laki-laki diketahui bernama Ahmad Irham dan mengakui membawa senjata api. Saat itu juga petugas langsung melakukan penggeledahan, dan ditemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta enam butir amunisi aktif.

“Senjata api rakitan itu, disimpan pelaku di bawah bantal di kamar hotel tempat pelaku menginap. Guna proses penyidikan lebih lanjut, pelaku dan barang bukti dibawa tim gabungan ke Mapolres Lampung Barat,”ungkapnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan ini mengutarakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku Ahmad Irham tersebut merupakan seorang residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sekitar tahun 2014 silam. Pelaku mengakui, senjata api rakitan tersebut dibeli dari seseorang yang tidak diketahui namanya.

“Alasan pelaku memiliki senjata api rakitan untuk jaga-jaga, tapi dugaan kami senjata api itu akan digunakan untuk melakukan kejahatan karena pelaku tercatat sebagai residivis kasus curat,”terangnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasusnya, untuk mengungkap adanya TKP kejahatan yang dilakukan pelaku dan darimana pelaku mendapatkan senjata api tersebut berikut amunisinya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.

Loading...