Beranda Hukum Kriminal Menjambret, Dua Pelajar SMA di Bandar Negeri Suoh Lambar Dibekuk Polisi

Menjambret, Dua Pelajar SMA di Bandar Negeri Suoh Lambar Dibekuk Polisi

128
BERBAGI
Dua pelaku jambret berinisial R (16) dan D (16) yang merupakan pelajar di salah satu sekolah SMA di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Tanggamus diamankan di Mapolres Tanggamus.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TANGGAMUS — Dua orang pelajar SMA di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Tanggamus berinisial R (16) dan D (16) harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tanggamus. Keduanya dibekuk Tim Tekab 308 Polres Tanggamus dan Polsek Kota Agung di Jalan lintas barat (Jalinbar), Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kota Agung Barat, Sabtu 20 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 13.30 WIB.

“Kedua pelajar pelaku penjambretan tersebut, ditangkap usai menjambret korban Widiyanti pada Sabtu lalu sekitar pukul 12.30 WIB ketika korban tengah melintas di Jalan Raya Pekon Tala Gening, Kecamatan Kota Agung Barat, Tanggamus,”kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Devi Sujana, Senin 22 Oktober 2018.

AKP Devi Sujana mengatakan, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah SMA di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Tanggamus tersebut, mengaku baru sekali menjabret. Dugaannya, keduanya lebih dari sekali melakukan aksi penjambretan. Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan, untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan kedua pelaku pelajar tersebut.

“Pengakuan keduanya baru sekali. Tapi dugaan kami, mereka ini lebih dari sekali beraksi. Keduanya juga mengaku, hasil dari menjambret rencananya akan digunakan untuk poya-poya,”ungkapnya.

Dikatakannya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Tanggamus dan keduanya dijerat Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 9 tahun.

AKP Devi Sujana mengutarakan, kronologi penangkapan kedua pelajar SMA pelaku penjambretan berinisial R dan D tersebut, berawal saat anggota Tekab 308 Polres Tanggamus sedang melakukan hunting patroli kejahatan jalanan siang hari di ruas Jalan lintas barat (Jalinbar). Petugas mendapat informasi adanya pelaku jambret yang berusaha kabur usai beraksi, saat itu juga langsung dilakukan pengejaran.

“Dalam pengejaran itu, petugas mendapati kedua pelaku yang berusaha kabur mengendarai sepeda motor Honda Beat. Dalam pengejaran itu, petugas dibantu warga berhasil menangkap kedua pelaku saat terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya di Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kota Agung Barat taklama setelah beraksi sekitar pukul 13.30 WIB,”bebernya.

Selanjutnya, pelaku R dan D dan barang bukti ponsel Samsung J5 Prime warna Gold milik korban dan sepeda motor Honda Beat warna hitam plat nomor B 4548 KHT yang digunakan kedua pelaku untuk beraksi, dibawa petugas ke Mapolres Tanggamus guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Aksi penjambretan yang dilakukan kedua pelaku, kata AKP Devi Sujana, saat korban Widiyanti, warga Pekon Way Liwok, Kecamatan Wonosobo yang sedang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang menuju ke rumahnya usai belanja dari Pasar Kota Agung. Saat korban melintas di Jalan Raya Pekon Tala Gening, korban dipepet kedua pelaku yang mengendarai motor Honda Beat warna hitam dari arah kiri.

“Karena kaget korban pun berhenti, saat itulah salah satu pelaku langsung merampas ponsel korban yang diletakkan di dashboard depan lalu keduanya kabur menuju ke arah Wonosobo hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap,”terangnya.

Loading...