Beranda Ruwa Jurai Metro Menkes Apresiasi Deklarasi Kecamatan STBM di Kota Metro

Menkes Apresiasi Deklarasi Kecamatan STBM di Kota Metro

367
BERBAGI
Menteri Kesehatan Prof. Nila Juwita F. Moeloek (dok)

METRO, Teraslampung.com—Menteri Kesehatan Prof. dr. Nila F. Moeloek mengapresiasi Pemkot Metro yang menggelar  Deklarasi Kecamatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kecamatan Metro Selatan Kota Metro, Senin (15/6).  Deklarasi tersebut memuat ikrar masyarakat untuk berhenti membuang air sembarangan dan cuci tangan dengan sabun.

STBM menurut Menteri Kesehatan merupakan salah satu strategi Pemerintah sebagai upaya percepatan perubahan perilaku masyarakat. Yakni dalam penyediaan air minum dan sanitasi yang layak.

“Upaya ini memerlukan keterlibatan fasilitator masyarakat khususnya pada kegiatan pemicuan perubahan perilaku. Saat ini keberadaan tenaga fasilitator masyarakat baik tenaga sanitarian Puskesmas maupun dari masyarakat telah tersebar di seluruh kecamatan di Tanah Air,”kata Menkes.

Selain Menkes, Deklarasi STBM di Metro dihadiri pula Asisten Bidang Kesra Sekda Prov. Lampung Ellya Muchtar, Kadis Kesehatan Prov. Lampung Reihana, dan Walikota Metro Lukman Hakim.

Menurut Menkes, akses masyarakat terhadap sanitasi dan air minum yang layak merupakan bagian dari upaya promotif-preventif yang harus diutamakan.

“Upaya promotif-preventif yang efektif akan menekan kejadian penyakit, menurunkan jumlah orang yang sakit dan orang yang berobat sehingga berdampak pada efisiensi biaya kesehatan yang menjadi beban pemerjntah dan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Walikota Metro Lukman Hakim mengapresiasi kunjungan kerja Menteri Kesehatan ke Kota Metro. Kunjungan tersebut guna meninjau kesiapan masyarakat Kota Metro dalam melaksanakan STBM.

“Jumlah penduduk Metro saat ini sekitar 160 ribu jiwa, Alhamdulillah telah memiliki kesadaran kesehatan yang cukup baik. Hal itu diwujudkan dengan dicanangkannya Kecamatan STBM. Angka kematian ibu dan angka kematian bayi yang rendah, memiliki Kelurahan Promosi Kesehatan serta umur harapan hidup yang tinggi, yaitu rata rata 72,98 tahun,” kata Lukman.

Sarana pelayanan kesehatan Pemkot Metro terdiri dari 11 Puskesmas. Dua di antaranya merupakan  Puskesmas Rawat Inap dengan Pelayanan Obstetric Neonatal Emergency Dasar (PONED).

Kota Metro telah melaksanakan MoU dengan Balitbangkes tentang kerjasama penelitian, pengembangan, pelatihan dan pelayanan dalam rangka pelayanan saintifikasi jamu.

Loading...