Menteri PAN RB Minta Para ASN di Metro Netral dalam Pilkada

  • Bagikan
Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi didampingi Pj Walikota menunjau Kantor Samsat Metro, Sabtu (5/12).

METRO, Teraslampung.com — Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi  meninjau pelayanan publik di sejumlah satker di Kota Metro, Sabtu (5/12). Yuddy antara lain berkunjung ke  RSU A. Yani, Samsat Kota Metro, STAIN Jurai Siwo, dan Pemkot Metro.

Ketika beraudiensi dengan para aparat sipil negara di  RSU A. Yani, dan Samsat Metro, Menpan RB mengungkapkan, Pemerintah Kota Metro harus mampu memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Menpan meminta tidak ada penyalahgunaan wewenang dan diskriminasi serta mengedepankan nilai keteladanan, integritas, memperkuat etos kerja, pengabdian dan semangat gotong rotong. Hal ini sebagaimana Era Revolusi Mental yang dicanangkan oleh Presiden RI.

“Saya berharapASN mampu menjaga netralistas pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang,” katanya.

Saat bertemu Menteri PAN RB, Pj. Walikota Metro Achmad Chrisna Putra menyampaikan bahwa Kota Metro memiliki indeks pembangunan manusian (IPM) terbaik di Lampung.

“Metro memang kecil, tetapi kehidupan demokrasnya berjalan baik. Pada pilkada serentak,ada lima pasangan calon kepala daerah. Ini adalah calon terbanyak di Provinsi Lampung,” kata Chrisna.

Dalam pengarahan Menteri PAN RB meminta para ASN meningkatkan  loyalitas kerja dan bersikap netral dalam pilkada.

“Menurut UU No, 23, ASN tidak oleh terlibat dalam kegiatan politik atau menjadi tim kampanye dari pasangn calon, menggunakan atribut atau fasilitas dari pasang calon merupakan pelanggaran dalam pilkada. Sanki yang akan diberikan pada ASN yang melanggar bukan lagi sanki berupa teguran atau tulisan namun sanksi pemberhentian tugas,” katanya.

Menteri Yuddy mengharapkan pada ASN di Metro  mampu mengejar ketertinggalan terus mengembangkan metro dengan meningkatkan pendidikan, mengejar kemajuan ekonomin dan teknologi.

“Angka pembelanjaan ASN  daerah tidak boleh lebih dari 50 dan untuk di provinsi tdak boleh lebih dari 25%, sehingga biaya untuk pembangunan daerah dapat memadai,” katanya.

Setelah audiensi dengan jajaran ASN Pemkot Metro, Menteri Yuddi langsung melakukan pengecekan ke tempat pelayanan publik seperti ke kantor Samsat metro, RSU Yani Kota Metro.

Pengecekan ini dilakukan menteri era Presiden Jokowi ini dengan berjalan kaki dari Rumah Dinas Walikota Metro menuju RSU Ahmad Yani dan dilanjutkan ke Kantor Samsat Metro dan Polres Metro.

Dalam kunjungan ke STAIN Jurai Siwo, Menteri Yuddy memberikan kuliah umum bagi para mahasiswa di lembaga pendidikan yang sebentar lagi akan berubah status menjadi IAIN  itu.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page