Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Menunggak Beberapa Bulan, Aliran Listrik Kantor DPRD Lampura Diputus

Menunggak Beberapa Bulan, Aliran Listrik Kantor DPRD Lampura Diputus

356
BERBAGI
Kondisi meteran listrik PLN di Kantor DPRD Lampung Utara setelah aliran listriknya dputuskan oleh petugas PLN.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Lantaran menunggak selama beberapa bulan, aliran listrik di salah satu gedung DPRD Lampung Utara diputus oleh pihak PLN, Jum’at sore (21/9/2018). Akibatnya, para pegawai hingga kini tak dapat menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

“Pembayaran listrik yang ditanggung oleh Sekretariat DPRD itu ada tiga meteran/rekening. Listrik yang diputus itu ialah aliran listrik di gedung belakang pada pekan lalu,” kata Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Lampura, Eka Dharma Tohir‎, Senin (24/9/2018).

Eka menjelaskan, pemutusan aliran listrik ini dikarenakan pihaknya belum dapat membayar tagihan listrik untuk ketiga rekening listrik yang memang menjadi tanggungan mereka. Ketiga rekening listrik itu masing – masing, yakni meteran di rumah dinas Ketua DPRD, gedung sekretariat depan, dan gedung belakang.

“Total biaya tunggakan untuk ketiga meteran/rekening tersebut mencapai sekitar Rp80 juta. Tapi ‎kalau untuk gedung belakang yang sudah diputus itu total ‎tunggakannya mencapai Rp22 juta,” kata dia.

BACA: Menunggak 22 Bulan, Aliran Listrik Kantor Dinas PMD Lampura Diputus

Menurut Eka, pemutusan aliran listrik ini bukan mutlak kesalahan mereka melainkan karena anggaran kesekretariatan DPRD yang memang tak kunjung cair. Padahal, dana itu sangat dibutuhkan termasuk untuk pembayaran tagihan listrik yang menjadi tanggung mereka.

“Kami bukannya sengaja untuk tidak membayar tagihan listrik tapi semua ini karena anggaran kesekretariatan yang belum cair,” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya telah mengirimkan surat kepada pihak PLN untuk meminta kebijakan supaya aliran listrik yang diputus tersebut dapat segera dikembalikan seperti semula. Dengan demikian, aktivitas dapat kembali berjalan normal seperti biasa.

“‎Kami sudah kirimkan surat kepada pihak PLN supaya dapat disambungkan kembali. Kalau anggaran kesekretariatan sudah turun akan segera kami bayarkan di bulan ini juga,” terang dia.‎

Sebelumnya, pemutusan aliran listrik juga terjadi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lampung Utara (DPMD Lampura) pada Kamis siang (6/9/2018). Penyebabnya juga sama yakni menunggak pembayaran listrik. Mirisnya, tunggakan listrik DPMD telah berlangsung sejak 22 bulan atau nyaris dua tahun lalu.

Loading...