Menunggak Listrik Tiga Bulan, Listrik IPLT Bakung Diputus

Bagikan/Suka/Tweet:

Teraslampung.com — Karena menunggak listrik tiga bulan, Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang dikelola oleh Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan¬† Tapis Berseri diputus PLN.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PD Kebersihan Tapis Berseri Denis Adiwijaya menjelaskan listrik diputus PLN sejak tanggal 28 Februari karena menunggak tiga bulan.

“Saya sudah berupaya meminta petugas PLN untuk tidak memutus listrik kami. Tapi petugasnya tetap keukeh memutus listrik kami,” jelasnya, Jumat 3 Maret 2023.

Atas kejadian pemutusan listrik tersebut, Denis melaporkan ke Plt Sekdakot Khaidarmansyah dan dijawab singkat saja oleh Sekdakot.

“Saya langsung lapor ke pak sekda dan beliau menjawab ‘ya’,” katanya.

Meski listrik diputus IPLT PD Kebersihan Tapis Berseri yang berada Kelurahan Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat tetap berjalan dengan menggunakan genset.

 

“Kami masih tetap beroperasi mengolah lumpur tinja dengan menggunakan genset. Sehari kami menggunakan 60 liter jadi gegara listrik diputus kami mengeluarkan biaya untuk membeli solar,” ungkap Plt Dirut PD Kebersihan Tapis Berseri.

 

Lebih jauh Denis Adiwijaya mengatakan, dana pembayaran listrik IPLT ditanggung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung karena pihak PD Tapis Berseri belum mampu membiayai sendiri.

 

“Listrik IPLT biayanya ditanggung DLH, kami belum sanggup menutupinya karena pendapatan kami hanya cukup untuk menutupi biaya operasional saja,” katanya sambil memperlihatkan surat pengajuan dana untuk pembayaran listrik selama 3 bulan sebesar Rp35 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Budiman mengatakan untuk dana untuk pembayaran listrik IPLT itu pihaknya sudah mengajukan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Kita tunggu aja kalau sudah turun kita langsung bayar,” katanya.