Beranda News Pusiban Meriahkah Festival Krakatau, APJI dan Kulinerku Bagikan 5.000 Porsi Mi Gratis

Meriahkah Festival Krakatau, APJI dan Kulinerku Bagikan 5.000 Porsi Mi Gratis

71
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Untuk memeriahkan Festival Krakatau atau Lampung Krakatau Festival (LKF) 20219, dua komunitas kuliner Lampung — APJI dan Kulinerku — bakal memasak mie seruit untuk 5.000 porsi dan dibagikan kepada pengunjung secara gratis.

Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Lampung, Yunnatan Wijaya,  mi gratis dari APJI dan Kulinerku Lampung itu merupaka modifikasi dari makanan khas Lampung.

“Mie sebagai pengganti nasi,” kata Yunna, Senin (19/8/2019).

Tidak hanya memasak 5000 porsi mie sruit, APJI juga akan mengadakan kelas khusus memasak (cooking class) untuk seluruh masyarakat Lampung. Selain itu, ada juga lomba menghias cup cake untuk anak usia 3-6 tahun.

“Untuk kelas memasak dimulai pukul 9 WIB di lapangan Saburai. Kemudian jam sebelasnya dilanjutkan lomba menghias cup cake dengan kuota 200 anak. Jadi silakan datang dan ikuti semua kegiatan yang digelar oleh APJI dan Kulinerku Lampung,” kata dia.

Tidak hanya 5000 lima ribu mie sruit yang bakal dibagikan oleh APJI dan Kulinerku Lampung, nantinya mereka juga akan membagikan 1000 cup cake untuk masyarakat.

“Pembagian cup cake akan dilakukan besok, Selasa (20/8/2019) di lapangan Saburai yang akan dihadiri Ketua PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal.

“Jadi mari kita meriahkan event tahunan LKF ini, selain bisa belihat penampilan bergagai macam budaya yang ada di Lampung. Pengunjung juga bakal kenyang karena banyak makanan yang kita bagikan secara gratis,” ajak dia.

Sementara itu, LKF merupakan salah satu perhelatan kebudayaan unggulan dari Provinsi Lampung. Festival yang rutin diadakan setiap tahun ini merupakan parade kebudayaan yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Lampung. Selain itu, perhelatan ini juga menjadi ajang promosi potensi pariwisata yang dimiliki setiap kabupaten dan kota yang ada di Lampung.

Festival yang diramaikan dengan karnaval, atraksi seni tradisional, pameran, dan berbagai lomba ini mulai diadakan sejak tahun 1990. Dalam perjalanannya, terdapat banyak variasi yang dilakukan. Karenanya, dari tahun ke tahun, terdapat perbedaan pada konten acara yang ditampilkan. Bagian acara yang selalu mendapat perhatian besar adalah karnaval karena melibatkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat.

Loading...