Beranda Hukum Kriminal Miliki Senjata Api Rakitan dan “Airsoft Gun” Ilegal, Rudi Ditangkap Polisi

Miliki Senjata Api Rakitan dan “Airsoft Gun” Ilegal, Rudi Ditangkap Polisi

211
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com 

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG-Kedapetan memiliki senjata api rakitan jenis revolver dan airsofgunt, Rudi (39) ditangkap petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung dirumahnya di daerah Kecamatan Bumiwaras, Bandarlampung, Rabu (22/7).

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Komisaris Dery Agung Wijaya mengatakan, ditangkapnya tersangka Rudi karena kedapatan memiliki dan menyimpan senjata api rakitan dan airsofgunt tanpa memiliki izin.

“Rudi ditangkap di rumahnya, ketika kita geledah ditemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan airsofgunt yang disembunyikan dan disimpan Heri didalam lemari kamar,”kata Dery kepada wartawan,
Kamis (23/7).

Menurut Dery, pengungkapan dan penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat, yang mengatakan adanya salah satu rumah di wilayah Kecamatan Bumi Waras, milik salah seorang diketahui bernama Rudi kedapetan memiliki senjata api tanpa izin.

“Dari informasi itu, petugas segera melakukan penyelidikan dan penggeledahan di rumah yang dimaksud, alhasil petugas menemukan satu pucuk senjata api jenis revolver dan airsofgunt. Guna pemeriksaan
lebih lanjut, tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor,”ujarnya.

Dari keterangan tersangka, Dery menjelaskan, senjata api rakitan dan airsofgunt bukanlah miliknya melainkan milik seorang temannya seorang napi yang dititipkan kepada tersangka sejak enam bulan yang lalu. Menurut tersangka, senjata api tersebut hanya digunakan untuk menakut-nakuti temannya.

“Pengakuan Rudi, senjata api itu milik temannya yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Hui. Temannya menjalani hukuman pidana penjara, karena terlibat kasus narkoba,”tuturnya.

Dery mengutarakan, pihaknya masih terus mendalami keterlibatan Rudi dalam tindak pidana. Disinyalir, Rudi gunakan senjata api tersebut untuk kejahatan. Terhadap perkara tersebut, masih dalam proses penyidikan dan penyelidikan intensif petugas.

“Ya kalau dari pengakuannya, tidak dipakai senjata api itu dan hanya untuk disimpan saja. Tapi kami tidak percaya, penyidik saat ini masih mendalami tersangka terlibat dalam tindak pidana yang menggunakan
senjata api,”terangnya.

Sementara itu, tersangka Rudi mengaku bahwa Ia mendapat titipan senjata api rakitan dan airsofgunt dari temannya yang saat ini tengah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Way Hui dalam
kasus narkoba.

“Senjata api itu bukan punya saya, cuma titipan saja dari teman yang masih menjalani hukuman di Lapas Way Hui. Saya dapat titipan senpi itu, saya beritahukan juga sama Istri,”kata Rudi dihadapan petugas dan
wartawan.
Akibat perbuatannya, tersangka akan dipersangkakan dengan Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara selama 12 tahun penjara.

Loading...