Beranda Teras Berita Mobil Anggota DPRD Bandarlampung Tabrak Warung, Satu Tewas di Tempat

Mobil Anggota DPRD Bandarlampung Tabrak Warung, Satu Tewas di Tempat

473
BERBAGI
Kondisi warung milik Beno yang hancur setelah ditabrak Honda Yaris yang dikemudian Mintarsih Yusuf, Senin petang, 7 April 2014. (Teraslampung.com/Zaenal)

M.Zaenal/Teraslampung.com

Bandarlampung–-Sebuah mobil pribadi Toyota Yaris dengan nomor polisi N 168 NC, yang dikemudikan Mintarsih Yusuf, aggota Komisi B DPRD Kota Bandarlampung, menabrak warung makan milik Beno (53), di Jalan Raden  Intan,  tepatnya di depa Bambukuning Square (BKS), Senin (7/4) sekitar pukul 15.15 WIB.

Akibat peristiwa itu, Mira (31), warga Gunung Sari Gang Taqwa, Tanjungkarang Pusat yang saat itu sedang menunggu warung, tewas di lokasi kejadian.

Seorang saksi mata menuturkan, tubuh keponakan Beno itu  terseret mobil hingga sekitar enam meter.Warung yang ditrabrak mobil itu pun roboh.

Polisi dari Polresta Bandarlampung langsung mengamankan pengemudi yang diketahui bernama Mintarsih Yusuf, anggota dewan Komisi B Kota Bandarlampung, Mintarsih kini kembali mencalonkan kembali sebagai anggota DPRD Bandarlampung dari Partai Golkar.

Riski Pratama (14), warga setempat yang menjadi saksi mata peristiwa tragis tersebut, dia melihat mobil meluncur dan menabrak warung milik Beno dari lantai dua rumahnya yang kebetulan bersebelahan dengan BKS.

Menurut Riski, mobil Toyota Yaris warna abu-abu itu awalnya masuk ke halaman BKS. Setelah berhenti, pengemudinya masuk ke  sebuag anjungan tunai mandiri (ATM). Tak lama kemudian mobil tersebut berputar mau keluar. Tiba-tiba mobil itu agak limbung dan langsung menabrak warung.

“Mobil itu ngebut dan ngesot.Beberapa detik kemudian angsung menabrak warung itu. Saya langsung turun dari lantai dua rumah dan melihat kelokasi,”kata Riski.

Riski mengatakan di dalam warung milik Beno saat itu ada dua orang perempuan. Yakni Mira dan Novi.Saat kejadian, Mira sedang makan, sementara Novi (40) sedang menyuci piring.

“Mira  mengalami luka parah. Paling parah lukanya di bagian kepalanya. Mukanya berlumuran darah. Dia sempat terseret mobil hingga enam meter, sampai ketiang Listrik yang ada di depan pintu masuk satsiun KA, ” tutur Riski.

Korban Mira yang tewas di tempat kamudian dibawa ke RSU Abdul Moeloek.Sementara Novi mengalami luka pada bagian kening, tangan, dan kaki akibat terkena pecahan kaca etalase warung.

“Pelaku saat itu juga langsung diamankan oleh petugas jaga stasiun Kereta api, supaya tidak diamuk masa oleh warga sekitar sambil menunggu polisi datang. Saat di pos jaga polisi, pelaku mengaku sebagai anggota Dewan. Tidak lama kemudian polisi datang dan lansung membawa pelaku,” jelas Riski.

Menurut Riski, pengemudi mobil tersebut seperti orang yang baru belajar mengemudi. “Kalau kata orang – orang sekitar sini tadi saya dengar pengemudinya itu baru seperti orang belajar. Ada juga yang bilang rem nya blong, ada juga yang bilang gas mobilnya nyangkut,” kata dia.

Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, AKP M Reza Chairul saat dikonfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi lakalantas dan pihaknya langsung melakukan penahanan terhadap Mintarsih Yusuf guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
”Tersangka saat ini kami tahan untuk mempermudah proses pemeriksaan. Tapi, belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya sedang syok,” kata dia.

Loading...