Beranda Hukum Kriminal Mobil Hasil Merampok Dijual Rp 27 Juta dan Ditukar 2 Pistol

Mobil Hasil Merampok Dijual Rp 27 Juta dan Ditukar 2 Pistol

346
BERBAGI
Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong menginterogasi tiga tersangaka perampok , Minggu (13/12/12015).
Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong menginterogasi tiga tersangaka perampok , Minggu (13/12/12015).

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Salah satu tersangka otak pelaku perampokan mobil Toyota Avanza, Wisnu Herlambang (40) mengakui, bahwa ia bersama dua rekannya Takim dan Yuswadi sudah merencanakan aksi perampokan tersebut. Mobil Toyota Avanza hasil rampokan, ia menjualnya kepada penadahnya di daerah Sumatera Selatan.

“Mobil itu saya jual sebesar Rp 27 juta dan saya tukar dengan dua pucuk senjata api, uangnya dibagi rata dengan Takim dan Yuswadi,”kata Herlambang kepada Kapolda Lampung dan para jurnalis, di Mapolda Lampung, Minggu (13/12/2015).

Menurutnya, dua pucuk senjata api yang baru didapatkan itu, rencananya ia akan mejualnya kembali. Satu pucuk senjata api akan dijual seharga Rp 2,5 juta, namun belum sempat terjual karena sudah keburu tertangkap dengan polisi.

Sementara menurut keterangan dua tersangka Takim dan Yuswadi, keduanya mengaku uang dari hasil penjualan mobil rampokan yang didapatkannya, ia gunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.

Panit II Jatanras Polda Lampung, Iptu Ferdi, menunjukkan barang bukti yang disita dari tangan ketiga tetsangka perampok di Mapolda, Minggu (13/12/2015).

Polisi menangkap ketiga tersangka, Wisnu Herlambang, Yuswadi dan Takim, karena telah melakukan perampokan mobil Toyota Avanza yang dikemudikan korban Syarifudin, pada Minggu (6/12/2015 lalu di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur.

Ketiga tersangka ditangkap dilokasi berbeda, Jumat (11/12/2015) lalu. Polisi melumpuhkan ketiga tersangka dengan timah panas di kakinya, karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri pada saat akan ditangkap.

Dari penangkapan ketiga tersangka, polisi menyita dua pucuk senjata api rakitan, satu pucuk senjata api laras panjang shotgun, enam butir peluru kaliber 5,56 mm, tiga unit telephon genggam, satu buah alat isap (bong), pirex, sisa sabu bekas pakai dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Selain itu juga, polisi menyita barang bukti yang ditemukan di rumah para tersangka, satu lembar STNK, satu buku tabungan tiga kartu ATM, satu buah ponsel, tiga plat nomor mobil dan beberapa alat mobil yang sudah di preteli.

Loading...