Beranda Medsos MPAL Lampura Kecam Grup Facebook Gay Payanmas Kotabumi

MPAL Lampura Kecam Grup Facebook Gay Payanmas Kotabumi

212
BERBAGI
Ilustrasi

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Lampung Utara mengecam keberadaan grup Facebook dengan nama ‘Gay Payanmas Kotabumi, Lampung Utara. Menurut mereka, grup ini sangat tidak sesuai dengan norma – norma yang ada.

‎Sebelumnya, grup Facebook ‘Gay Payanmas’ ini mulai ramai diperbincangkan warga sejak tiga hari terakhir. Grup ini sendiri dibuat pada 9 Desember 2012 lalu dan sempat berganti nama pada 14 September 2017. Anggota grup saat ini telah mencapai 812 orang.

“‎MPAL sangat mengecam keberadaan grup ini karena selain tidak sesuai dengan norma – norma agama, grup ini juga membawa – bawa nama Lampung Utara,” tegas Iwan Setiawan Alihasan Puncak gelar Suttan Rajo Putcak Mergo, Jumat (12/10/2018).

‎Tokoh adat Lampura ini mengatakan, pihaknya terpaksa bersuara terkait keberadaan grup ini. Alasannya, seluruh agama yang ada di muka bumi melarang keberadaan LGBT (Lesbi, Gay, Bisex, dan Transgender) dan juga tidak sesuai dengan norma masyarakat.

“Kalau kita merasa beragama, maka LGBT itu tidak boleh, apalagi dikotabumi. Karena perbuatan yang dilakukan mereka lebih dari perbuatan binatang,” kata dia.

Iwan mengimbau kepada seluruh warga Kotabumi untuk mempersempit ruang gerak perkumpulan ini supaya tidak terus berkembang dan membuat resah masyarakat. Kendati demikian, seluruh pihak terkait juga mesti melakukan pembinaan agar anggota perkumpulan ini dapat meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai norma tersebut.

‎”Nanti juga akan dilakukan diskusi dengan melibatkan cendikiawan dan tokoh adat agar tidak ada LGBT di Lampura,” terangnya.

Loading...