Beranda Teras Berita Mudik Lebaran: Inilah 41 Titik Rawan Kecelakaan di Lampung

Mudik Lebaran: Inilah 41 Titik Rawan Kecelakaan di Lampung

482
BERBAGI

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

Perbaikan jalan di ruas Desa Hata-Bakauheni yang belum rampung hingga kini menyebabkan arus lalu lintas selalu macet setiap hari. Ruas jalan ini terkenal sebagai daerah sangat rawan kecelakaan, selain di Tanjakan Tarahan, Lampung Selatan.  (Teraslampung.com)

BANDAR LAMPUNG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Kepolisan Daerah (Polda) Lampung mengimbau para pemudik yang melintasi jalan trans Sumatera di wilayah Lampung untuk mewaspadai beberapa titik jalan yang rawan kecelakaan, rawana banjir, rawan pelanggaran lalu lintas, serta rawan longsor, dan jembatan rusak.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, AKBP. Dra. Sulistyamingsih mengatakan, untuk membantu kelancaran para pemudik Lebaran, Polda Lampung telah melakukan prediksi dan pendataan daerah yang rawan kecelakaan, rawan kecelakaan lalu lintas, jalan dan jembatan rusak, serta musibah yang disebabkan faktor kondisi alam.

“Dari hasil survei dan data yang dihimpun Polda Lampung dan jajaran Polres, ada beberapa titik-titik rawan yang harus di waspadai oleh pemudik nantinya dalam melakukan perjalanan mudik lebaran ke kampung halamannya,” kata Sulistyaningsih, saat ditemui di kantornya, Jumat (11/7).

Menurut Sulis, Di Lampung saat ini ada 41 titik rawan kecelakaan, 42 rawan pelanggran Lalulintas, 16 rawan banjir, 11 rawan longsor, dan 7 jembatan rusak. Perinciannya: di wilayah Polresta Bandarlampung ada enam titik rawan lakalantas, tujuh titik rawan pelanggaran, 10 titik rawan banjir, dan tiga titik rawan longsor.

Di Lampung Selatan, ada lima titik rawan lakalantas, delapan titik rawan pelanggaran lalu lintas, dua titik rawan banjir, dan satu titik rawan longsor.

Di Lampung Utara ada empat titik rawan kecelakaan lalu lintas, dua titik rawan pelanggaran, banjir, dan longsor. Di wilayah Way Kanan, ada tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas, empat titik rawan pelanggaran, satu titik rawan longsor, dan dua jembatan rusak.

Di wilayah Lampung Barat terdapat dua titik rawan kecelakaan lalu lintas, empat titik rawan pelanggaran, banjir nihil, tiga titik rawan longsor, dan satu jembatan rusak. Di wilayah Polres Tulangbawang, ada tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas, dua titik rawan pelanggaran, satu titik rawan banjir, dan longsor.

Di wilayah Tanggamus, ada dua titik rawan laka, tujuh titik rawan pelanggaran, tiga titik rawan banjir, tiga titik rawan longsor, tiga jembatan rusak. Di wilayah Lampung Tengah, ada lima titik rawan kecelakaan lalu lintas, satu titik pelanggaran, dan satu jembatan rusak.

“Untuk ketiga wilayah lainnya, yakni di wilayah Metro, ada lima titik rawan laka, dua titik pelanggaran, banjir, dan longsor. Di wilayah Lampung Timur, ada tiga titik rawan laka, empat titik rawan pelanggaran, Banjir nihil, Longsor dan jembatan rusak nihil, dan terakhir yakni di wilyah Polres Mesuji, ada tiga titik rawan laka, satu titik rawan pelanggaran, Banjir, longsor dan jembatan rusak nihil,” papar dia.

Terkait pengamanan Lebaran, menurut Sulistyaningsih Polda Lampung akan menggelar Operasi Ketupat Krakatau 2014 pada H-7 hingga H+7.

Meski patroli oleh poliai lebih ditingkatkan, kata Sulis, dukungan dari masyarakat lebih penting. “Sebab, menjelang mudik Lebaran, biasanya warga banyak yang meninggalkan rumah tanpa penjagaan, sehingga momen tersebut akan dimanfaatkan oleh para pelaku tindak kejahatan untuk melancarkan aksi pencurian,” kata dia.

Sulistyaningsih mengimbau seluruh masyarakat Lampung agar selalu berhati-hati dan waspada saat akan melakukan mudik Lebaran dan meninggalkan rumahnya.

Loading...