Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Mudik Idul Fitri, BPJS Kotabumi Siapkan 8 Rumah Sakit Mitra untuk Layani...

Mudik Idul Fitri, BPJS Kotabumi Siapkan 8 Rumah Sakit Mitra untuk Layani Pemudik

96
BERBAGI
Kepala BPJS Kotabumi, Mahmul Ahyar, memberikan penjelasan tentang rumah sakit mitra yang akan melayani pemudik pemilik kartu BPJS yang sakit di perjalanan.

Feaby | Teraslampung.com

KOTABUMI — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Kotabumi, Lampung Utara menyiapkan setidaknya delapan Rumah Sakit mitra BPJS untuk melayani para pemudik yang mengalami kendala kesehatan dalam perjalanan. Kedelapan RS mitra BPJS ini tersebar di Kabupaten Lampung Utara, Way Kanan, dan Lampung Barat.

‎”Menjelang mudik Lebaran, BPJS menerapkan aturan khusus bagi para peserta BPJS yang ingin pulang ke kampung halamannya yang mengalami keluhan kesehatan. Untuk mendukung kebijakan itulah,  disiapkan 8 RS yang ada wilayah Cabang Kotabumi,” tutur Kepala BPJS Kotabumi, Mahmul Ahyar, Rabu (29/6),

Dalam kebijakan khusus ini, menurut Mahmul Ahyar, para peserta BPJS Kesehatan bisa mendapatkan layanan kesehatan di RS meski sedang di luar kota tanpa harus melapor dan tanpa memerlukan Surat Rujukan dari fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat 1 seperti Puskesmas.

“Pemudik yang menjadi peserta BPJS yang sakit atau terkena musibah bisa langsung berobat ke rumah sakit terdekat atau fasilitas kesehatan mitra BPJS. Kalau di Lampung Utara, RS itu di antaranya RSUD Ryacudu dan M. Yusuf,” paparnya.‎

Kebijakan khusus ini berlaku terhitung sejak H-7 hingga H+7. meski hanya sesaat saja yang mana ketentuan ini berlaku mulai H-7 hingga H+7 hari raya lebaran. Setelah hari – hari itu, kebijakannya kembali berlaku seperi biasa yakni normal dimana peserta BPJS yang ingin berobat di luar kota tetap memerlukan surat rujukan dari Faskes tingkat 1 di kota asal pembuatan BPJS kesehatan atau melapor ke kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk bisa memperoleh cover BPJS.

Mahmul juga menuturkan, BPJS juga telah bekerja sama dengan pihak Polri dan Jasa Raharja untuk mengatasi biaya pengobatan kepada korban kecelakaan yang bukan kecelakaan tunggal. Jasa Raharja akan menanggung biaya pengobatan peserta BPJS yang mengalami kecelakaan dengan batas minimal biaya Rp10 juta. Di luar batas minimal, sisanya akan ditanggung oleh BPJS.

“Kalau lebih dari Rp10 juta, maka kelebihan biayanya akan ditanggung oleh BPJS. Tapi, ini hanya untuk kecelakaan yang bukan kecelakaan tunggal loh,” terangnya.