Beranda News Pelayanan Publik Mudik Idul Fitri, PT KAI Tanjungkarang Siapkan 1.100 Tiket Per Hari

Mudik Idul Fitri, PT KAI Tanjungkarang Siapkan 1.100 Tiket Per Hari

300
BERBAGI
Stasiun Tanjungkarang,Lampung.

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Mulai H-10 hingga Hari H Idul Fitri, PT KAI menyiapkan 22.000 tiket. Per hari tiket yang akan dijual sebanyak 1.100 tiket, baik kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan.

“Apabila tidak sesuai dengan kapasitas, maka tiket tidak dijual diluar batas. Jadi tidak ada lagi penumpang yang berdiri dan semua akan mendapatkan tempat duduk. Ini dilakukan demi kenyamanan para penumpang dan mengantisipasi adanya calo yang menjual tiket diluar dari ketentuan,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Subdivre III.2 Tanjungkarang, Muhaimin, di Bandarlampung, Kamis (17/7).

Menurut Muhaimin, menjelang saat mudik Idul Fitri tahun ini pihaknya juga menjual tiket melalui sistem online. Selain melalui layanan online, tiket tersebut bisa didapatkan di agen-agen yang sudah ditentukan,  seperti Indomart, Alfamart, Kantor Pegadaian, dan Kantor Pos dan Giro.

Calon penumpang, dapat memesan tiket melalui aplikasi blackberry. Cara ini untuk mempermudah calon penumpang membeli tiket. Selain itu juga bisa mengatasi percaloan dan penumpukan antrean di loket pembelian tiket.

“Untuk memesan tiket secara online, pemesan harus mengisi data dengan benar, yakni harus sesuai dengan identitas dari penumpang yang tertera pada kartu pengenal seperti, KTP, SIM, pasport, kartu anggota TNI/Polri, dan kartu mahasiswa/pelajar. Barang bawaan dibatasi maksimal 20 kg.  Kereta api beroperasi sebanyak 2 kali per hari, sesuai dengan jadwal pemberangkatan.” tutur Muhaimin.

Muhaimin memprediksi tidak ada peningkatan signifikan jumlah penumbang pada musim mudik Lebaran tahun ini dibanding tahun lalu. “Jumlah angkutan penumpang disesuaikan dengan jumlah kereta api yang dimiliki Subdivre III.2 Tanjungkarang. Oleh karena itu, untuk tahun ini di prediksikan akan sama dengan tahun yang lalu,” kata dia.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kecelakaan di perlintasan kereta api yang tidak ada palang pintu, selain menempatkan penjaga pos perlintasan pihaknya juga akan menambah petugas untuk melakukan penjagaan tambahan.Yakni dengan melibatkan para  penilik jalan atau pemeriksa jalan di sepanjang jalur kereta api. Petugas ekstra tersebut ditempatkan dilokasititik-titik perlintasan jalan yang rawan.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan perjalanan terlebih saat akan melintasi di perlintasan rel kereta api dan patuhi rambu-rambu yang ada di jalur perlintasan kereta api. Untuk menghindari tindak kriminalitas di stasiun atau di dalam kereta api, penumpang jangan memakai perhiasan yang dapat memancing pelaku untuk melakukan tindak kejahatan,” tandasnya.

Berita Terkait: PT KAI Tanjungkarang Siap Operasikan Armada Mudik Lebaran