Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Mudik Lebaran 2017, Pemkab Lamteng Siapkan Strategi Atasi Kemacetan di Bandarjaya

Mudik Lebaran 2017, Pemkab Lamteng Siapkan Strategi Atasi Kemacetan di Bandarjaya

298
BERBAGI
Bupati Lampung Tengah, Mustafa

TERASLAMPUNG.COM — Pemkab Lampung Tengah menyiapkan strategi mengatasi kemacetan di jalan lintas Sumatera di ruas Bandarjaya – Terbanggi Besar selama arus mudik Lebaran 2017.

“Tentunya akan kami buat sejumlah regulasi agar kemacetan di Bandarjaya dapat teratasi, minimal berkurang. Rencananya kami akan buat Jalur KECE. Formulasinya seperti apa, sedang kami rancang,” kat Bupati Lampung Tengah, Mustafa, Minggu (6/6/2017).

Jalur KECE, kata Mustafa, merupakan alur baru dari hasil rekayasa lalu lintas yang akan dipusatkan di empat titik di area Terbanggibesar dan Gunungsugih.

Mustafa mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada kemacetan, tetap juga pada soal  keamanan pengendara. Setiap jalur yang nantinya akan dilintasi pemudik, maka akan dijaga pihak kepolisian, linmas dan Satpol PP.

“Dengan begitu, pemudik tidak perlu takut atau was-was saat melintas jalur-jalur di Lampung Tengah. Yang pasti jalur KECE dibuat untuk mengurangi kemacetan di Bandarjaya. Saya akan kumpulkan satker-satker terkait, termasuk pihak kepolisian untuk bersama-sama menciptakan arus mudik yang lancar, nyaman dan aman,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Lampung Tengah, melalui Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satuan Lalulintas (Satlantas) juga melakukan penataan ulang rambu-rambu lalu lintas yang telah rusak dan hilang.

Ada sembilan titik yang dipasang rambu-rambu tersebut. Baik pemasan di lokasi baru maupun pemasangan ulang karena dinilai rambu yang lama belum sesuai. Semuanya berada di sepanjang Jalinsum Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar yang merupakan titik paling rawan terjadi kemacetan di wilayah Lamteng.

Plt. Kepala Dishub Lamteng Syukur Kersana menjelaskan, selain memperhatikan kondisi kendaraan laik atau tidak, Dishub juga mempunyai wewenang untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan. Salah satu upaya memberi kenyamanan tersebut, adalah memasang rambu-rambu lalu lintas.

“Seperti arahan Pak Bupati (Mustafa), kita harus merespon cepat terhadap suatu permasalah. Seperti halnya yang kita lakukan saat ini. Ini adalah bentuk respon cepat dari kita. Tujuannya untuk memberi kenyamanan pengguna jalan di Lampung Tengah,” ujar Syukur.

Menurut Syukur, masih ada beberapa titik di wilayah Lamteng yang perlu dipasang rambu. Khususnya di Bandarjaya. Pemasangan rambu kali ini, yaitu larangan kendaraan agar tidak berhenti dan parkir sembarangan.

Loading...