Beranda News Lampung MUI Lampung: Penusukan Syekh Ali Jaber Ganggu Dakwah dan Cemarkan Nama Daerah

MUI Lampung: Penusukan Syekh Ali Jaber Ganggu Dakwah dan Cemarkan Nama Daerah

604
BERBAGI
Ketua MUI Lampung, Dr. K.H. Khairudin Tahmid

TERASLAMPUNG.COM — Majelis Ulama Indonesia (MUI) prihatin dengan adanya insiden penusukan atas Syikh Ali Jaber oleh orang tak dikenal pada acara pengajian  di Masjid Falahuddin Kota Bandarlampung, Ahad petang (13/9/2020).

Menurut MUI Lampung, kasus penusukan tersebut  merupakan tindakan kriminal yang dapat mengganggu kegiatan dakwah Islam dan mencemarkan nama baik daerah.

“Sebab itu kami meminta aparat Kepolisian Daerah Lampung agar secepatnya mengungkap dan mengumumkan motif dibalik insiden ini. Kami mendesak aparat Polri bekerja secara profesional dan melibatkan pihak-pihak berkompeten yang dibutuhkan, sehingga perkara ini menjadi jelas dan terang,” kata MUI Lampung melalui keterangan tertulis yang ditandatangani Dr. K.H.Khairudin Tahmid (ketua) dan Drs. K.H. Basyarudin Maisyir (sekretaris umum), Senin (14/9/2020).

MUI Lampung juga meminta agar aparat Kepolisian Daerah Lampung tidak tergesa-gesa menyimpulkan bahwa pelaku penusukan adalah orang kurang waras atau terganggu jiwanya.

“Karena hal itu akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat Lampung,” katanya.

MUI Lampung meminta agar pelaku penusukan agar dikenakan hukuman sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia.

“Umat Islam harus tenang dan rasional dalam menyikapi insiden ini, menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan proses hukum, dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri,” katanya.

Kepada masyarakat Lampung, MUI meminta untuk terus bersatu dan tidak terpengaruh terhadap provokasi-provokasi yang mungkin timbul dari insiden ini.

“Kepada masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di masa pandemik Covid-19 yang melibatkan orang banyak agar mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, dan berkoordinasi/melibatkan pihak keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setempat. Mari kita berdo’a semoga para pelaku dakwah senantiasa dilindungi oleh Allah Swt dan khususnya Syeikh Ali Bin Jabir segera diberikan kesembuhan serta insiden seperti ini tidak terjadi kembali, khususnya di Provinsi
Lampung.”

Loading...