Beranda Hukum Kriminal MUI Minta Polisi tidak Mudah Simpulkan Penusuk Syekh Ali Jaber Orang Gila

MUI Minta Polisi tidak Mudah Simpulkan Penusuk Syekh Ali Jaber Orang Gila

285
BERBAGI
Din Syamsuddin (Tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM — Penusukan Syekh Ali Jaber saat berceramah di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Bandarlampung, Minggu petang (13/9/2020) menuai kecaman dari berbagai pihak.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsudin, menyatakan peristiwa tersebut patut dikecam dan termasuk bentuk kriminalisasi terhadap ulama.

“Tindakan tersebut merupakan kejahatan berencana terhadap agama dan keberagamaan,” kata Din, dalam keterangan tertulis, Minggu malam (13/9/2020).

Din mendesak Polri untuk mengusut secara tuntas, dan menyingkap pelaku dan siapa yg berada di belakangnya. Ia minta agar Polri agar bersungguh-sungguh memproses secara hukum dan menyeret pelaku ke meja pengadilan dengan tuntutan hukum maksimal.

“Kepada Polri agar tidak mudah menerima pengakuan dan kesimpulan bahwa pelakunya adalah orang gila, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu yg sampai sekarang tidak ada kejelasan,” katanya.

Ia meminta Polri untuk menjamin keamanan para tokoh agama, khususnya ulama dan dai, serta mengusut gerakan ekstrimis yg anti agama dan hal yg bersifat keagamaan.

“Kepada umat Islam agar tenang dan dapat menahan diri serta tidak terhasut oleh upaya adu domba,” tandasnya.