Musibah Air Asia: Para Nelayan di Belitung Timur Dengar Suara Ledakan

  • Bagikan
Pesawat Air Asia. (dok)
BELITUNG, Teraslampung.com — Para nelayan d Pulau Mandi, Belitung Timur,dikabarkan mendengar suara ledakan di sekitar Pulau Nangka, perairan Belitung Timur,  Minggu (28/12/2014) sekitar pukul  07.00 WIB. Anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Nazaroni, mengaku pihaknya mendapatkan laporan tersebut beberapa saat setelah kejadian dan media gencar melaporkan pesawat Air Asia hilang kontak.

“Kami mendapatkan informasi dari nelayan di Pulau Nangka tentang suara ledakan sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, mereka tidak tahu persisnya  di mana. Mereka juga tidak tahu apakah suara ledakan itu adalah ledakan pesawat atau bukan,” kata Nazaroni, Minggu siang (28/12).

Sementara itu, media lokal di Belitung, Pos Belitung, melaporkan kabar hilangnya pesawat Air Asia jurusan  Surabaya-Singapura menjadi perhatian para nelayan di Belitung Timur, Tanpa dikomando, mereka secara sukarela turut melakukan pencarian.

Kepala Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung Timur. Sukirman, mengaku para  nelayan yang sedang melaut  di perairan utara Belitung langsung melakukan penyisiran ketika mendapatkan informasi dari dirinya tentang adanya pesawat yang mungkin jatuh di wilayah tersebut.

“Ada tiga kapal nelayan yang sedang di laut, jarak mereka sekitar 8-10 mil dari Sungai Padang, saya sudah kontak mereka,” kata Sukirman.

Sungai Padang merupakan sebuah desa di Kabupaten Belitung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Beltim. Desa ini menghadap tepat ke laut Cina Selatan dan sempat menjadi titik pemasangan radar milik TNI.

 Pesawat AirAsia QZ8501 kehilangan kontak sekitar pukul 06.17 WIB, dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. Pihak Basarnas menyebut pesawat QZ8501 hilang di antara Pulau Belitung dan Kalimantan.

Menurut manifes pesawat, 155 penumpang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi dan enam kru.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page