Beranda News Nasional Musibah Lion Air, MA Imbau Seluruh Warga Lembaga Pengadilan Kenakan Pita Hitam

Musibah Lion Air, MA Imbau Seluruh Warga Lembaga Pengadilan Kenakan Pita Hitam

111
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Mahkamah Agung (MA) RI menyerukan kepada seluruh warga pengadilan untuk menggunkan pita hitam di lengan kiri selama satu minggu.

Kepala Biro (Karo) Humas MA Abdulah dalam realesenya yang diterima teraslampung.com mengatakan pemakaian pita hitam itu dimulai tanggal 30 Oktober sebagai bentuk ungkapan berkabung atas meninggalnya 4 hakim dalam pesawat Lion Air JT610.

“Kecelakaan pesawat Lion Air JT610 terdapat 4 orang Hakim yang akan melaksanakan tugasnya di Bangka Beliting, sebagai rasa berkabung, Mahkamah Agung menyerukan kepada seluruh warga Pengadilan untuk menggunakan pita hitam di lengan kirinya selama seminggu,” ungkapnya.

Abdulah menjelaskan empat orang hakim yang ikut menjadi korban pesawat Lion Air JT 610 yang akan bertugas di Bangka Belitung adalah Rijal Mahdi (Hakim Pengadilan Tinggi Agama), Ikhsan Riyadi (Hakim PN Koba), Hasnawati dan Kartika Ayuningtyas (Hakim PT Babel).

“Mahkamah Agung dan seluruh Pengadilan Indonesia memanjatkan doa untuk para korban serta memastikan kepada keluarga korban bila keluarga pengadilan seluruh indonesia turut berduka dan kehilangan atas musibah jatuhnya pesawat tersebut,” ujarnya.

Sementara itu untuk menampung keluarga korban yang ingin melihat langsung kondisi di Tanjung priok serta untuk memberikan informasi MA bersama Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) sudah membuat posko tanggap musibah di Tanjung Priuk, Jakarta.

Koordinator satgas bencana IKAHI Disiplin F Manao mengatakan pendirian posko itu bertujuan untuk memberikan informasi yg akurat berkenaaan dengan proses yg telah dilakukan oleh tim SAR sehingga masyarakat terhindar dari informasi Hoax.

“Posko MA dan IKAHI yang bertugas adalah para relawan terdiri dari berbagai satker pengadilan baik yg ada di Jakarta, Bekasi, Kerawang, Lampung dan Pontianak,” jelas Disiplin F Manao.

“Mereka yang diturunkan yang memang sudah biasa menangani dan terlibat dalam kegiatan kebencanaan seperti di Lombok, Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, antara lain Syamsul Arief yang dikenal sebagai pelari trail dan giat dalam dunia bakti sosial juga merupakan ketua PN Gunung Sugih, Djuyamto Hakim PN Bekasi yang juga dikenal sebagai founder Forum Diskusi Hakim, Juli Arta Pujayatama Wakil Ketua PN Blambangan Umpu Lampung serta Akhdiat Satrodinata Hakim PTUN Pontianak,” imbuhnya.

Loading...