Pilgub Lampung, Mustafa dan Ahmad Jajuli Saling Puji

  • Bagikan
Mustafa dan Ahmad Jajuli bersama para pengurus PKS berswafoto usai rapat konsolidasi pemenangan Pilgub Lampung,di Aula Kantor DPW PKS, Sabtu malam (13/1/2018)

TERASLAMPUNG.COM  — Seperti pengantin baru, pasangan bakal calon Gubernur Lampung -bakal calon Wakil Gubernur Lampung, Mustafa dan Ahmad Jajuli, kerap saling memuji sambil tersipu-sipu. Hal itu mereka lakukan lakukan di beberapa kesempatan.

Saat konsolidasi pemenangan cagub-cawagub di Aula DPW PKS Lampung, Sabtu malam (13/1/2018), misalnya, Mustofa memuji Jajuli sebagai pribadi yang santun dan bekerja penuh cinta.

“Saya mengenal Ustaz Ahmad Jajuli sudah cukup lama.Beliau santun, bekerja penuh cinta sebagai Anggota DPD RI, cocoklah itu,” kata Mustofa.

Tak cukup dengan itu, Mustafa kembali memuji,”Bagaimana beliau sebagai anggota DPD RI berkomitmen mendorong perbaikan kesejahteraan guru honorer lewat advokasi-advokasinya, memuliakan perempuan sebagai madrasah atau sekolah pertama bagi anaknya, juga dekat dengan semua kalangan,” katanya.

Lontaran sanjungan Mustafa, membuat Ahmad Jajuli tersenyum malu-malu. Wajah Jajuli memerah karena mendapatkan pujian di hadapan ratusan pengurus dan kader PKS.

Mantan Ketua Umum PKS Lampung itu pun tak kalah menyanjung.

Menurut Ahmad Jajuli, sosok Mustafa pemimpin yang penuh komitmen terhadap janji.

“Beliau di wilayahnya benar-benar memikirkan rakyat. Belum ada saya temui pemimpin yang malam-malam melakukan ronda, ikut memberi rasa aman sekaligus silaturahim dan mendengarkan suara rakyatnya di Lampung Tengah,” ujarnya.

“Pun juga Kakak Mustafa benar-benar pembela petani. Kita ingat, perjuangan beliau menaikkan harga singkong di tingkat petani lebih tinggi dari pada harga pasar saat itu,” kata Jajuli sebelum memulai tausiyah di internal PKS.

Jajuli kemudian mengungkapan bagaimana rangkaian jalan cerita dia diminta mendampingi Mustafa sebagai Calon Wakil Gubernur Lampung.

“Awalnya saya menolak, kemudian netral, lalu malah enjoy, dan bahagia. Karena bersama antum, amanah ini saya lakukan dengan bahagia,” kata senator asal Lampung ini.

“Setiap hari, dari pagi, sore, sampai malam bertemu masyarakat, bertemu konstituen, berdialog menawarkan Kak Mus dan saya, saya kini merasa makin bahagia, dan lelahnya adalah bagian dari bahagia itu,” ucapnya lagi.

Dalam tausiyah tersebut Jajuli memulai dengan pembacaan surat Alfatihah hingha pada ayat ke 5 Jajuli bersama seluruh peserta mengulangnya sampai 7 kali.

Gelak tawa para kader saat keduanya saling memuji, berangsur sunyi, hening, larut serta riuh dengan isak tangis dalam doa.

“Iyyaka na’budu Wa iyyaka Nasta’ien,” Lafal itu terus diulang Jajuli berkali-kali bersama, hingga audiens, turut serta tertunduk penuh isak keharuan. Pun Mustofa sesekali dia menyeka air disudut matanya.

Dalam tausiyahnya, Cawagub yang diusung Koalisi Kece menyampaikan tentang pentingnya bersandar hanya kepada Allah semata.

“Kita mulai ikhtiar kita dengan ummul kitab, Al Fatihah, kemudian kita ikhtiar sepenuh hati, lalu kembalikan hasilnya kepada pemilik takdir, Allah SWT,” tuturnya.

Para pimpinan PKS se-Lampung yang mengomandoi mesin kader se Lampung, larut dalam isak haru pada saat tausiyah dan doa yang dipimpin Ahmad Jajuli.

Dalam Pilgub kali ini, pasangan Mustofa-AJA meyakini dapat meraih kemenangan dengan perjuangan yang optimal.

Sedangkan Ahmad Mufti Salim, Ketua DPW PKS Lampung selepas tausiyah dari Cawagub dan Orasi Pemenangan dari Cagub Lampung Kece, menyampaikan tentang pentingnya fokus untuk terus memasarkan pasangan Mustafa-Aja.

“Hasil obrolan, survei dan temuan di lapangan bahwa setiap yang bertemu dengan beliau berdua, baik Kaka Mustafa dan Ustadz Ahmad Jajuli maka di ibaratkan setiap perkenalan akan tumbuh menjadi sayang dan sayang tumbuh menjadi cinta,” pungkas Mufti, diikuti gemuruh takbir peserta konsolidasi,

  • Bagikan