Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Mustafa Resmikan Kampung KECE di Seputih Raman, Lamteng

Mustafa Resmikan Kampung KECE di Seputih Raman, Lamteng

577
BERBAGI
Bupati Lampung Tengah Mustafa memperlihatkan hasil kerajinan tas yang dibuat masyarakat di Seputih Raman, Lampung Tengah, saat meresmikan Kampung KECE, Jumat (19/5/2017).

Lampung Tengah – Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa meresmikan kampung KECE (Kampung Entrepreneur Creative) di Kampung Ruktiharjo Kecamatan Seputih Raman, Jumat (19/5/2017). Seputih Raman menjadi kampung KECE perdana yang diresmikan bupati muda ini.

Dalam sambutannya Mustafa menegaskan melalui program KECE ia ingin menggelorakan semangat berwirausaha di kalangan pemuda, khususnya di Lampung Tengah. Pemuda diharapkan tidak lagi berorientasi mencari pekerjaan, tetapi bagaimana bisa mandiri bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

Menurutnya program KECE menjadi solusi pemuda dalam mengatasi pengangguran. Kedepan pihaknya akan menggandeng sejumlah perusahaan untuk melatih pemuda-pemuda menjadi entrepreneur yang baik dan berkualitas.

“Para pemuda juga harus dibuka paradigma berpikirnya. Sebagai anak muda kita jangan pesimis. Kita harus berani keluar dari zona nyaman dan terjun berwiraswasta. Negara kaya lahir karena banyaknya pengusaha yang mereka miliki. Ini harus kita mulai dan realisasikan,” tegasnya.

Untuk menghidupkan perekonomian masyarakat, pihaknya juga akan menghidupkan UKM dan industri kecil rumahan di seluruh pelosok Lampung Tengah. Mereka akan dilatih, sementara pemerintah akan membantu mereka dalam hal pemasaran.

“UKM dan industri kecil rumahan harus terus didorong tumbuh. Pemuda dan masyarakat harus dilatih. Sejauh ini berbagai inovasi juga telah kami lahirkan, mulai dari beras singkong, kopi ronda, beras tiwulku, pupuk ronda, dan puluhan produk lainnya. Kedepan ini akan terus ditingkatkan,” ujar dia.

Sementara itu Camat Seputih Raman, I Nyoman Gunadi, S.E., M.M., mengatakan Kampung Ruktiharjo rencananya akan dijadikan sebagai sentra kerajinan sepatu kulit layaknya Cibaduyut di Bandung. Selain sepatu juga akan dikembangkan kerajinan tas, jaket, ikat pinggang dan lainnya.

“Pada dasarnya pemuda-pemuda, khususnya melalui Karang Taruna, mereka dilatih untuk memiliki skill berwirausaha. Namun dengan adanya Program KECE, mudah-mudahan semakin mendongkrak potensi pemuda di Seputih Raman terutama dibidang kewirausahaan,” jelasnya.

Peluncuran Kampung KECE dilanjutkan Mustafa dengan melihat langsung proses produksi pembuatan sepatu kulit. Bahkan orang nomor satu di Lampung Tengah ini sempat mencoba membuat sepatu kulit dipandu perajin.

Loading...