Mutilasi Anggota DPRD, Berkas Tersangka Brigadir Medi Andika Dinyatakan Lengkap

  • Bagikan
Pra-rekonstruksi pembujnuhan Pansor dengan tersangka Brigadir Medi Andika dan Tarmizi. Dalam prarekonstruksi ini Medi menolak memeragakan adegan dengan alasan tidak membunuh Pansor.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Berkas perkara kasus pembunuhan disertai mutilasi anggota DPRD Bandarlampung, M Pansor dengan tersangka Brigadir Media Andika, telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Zarialdi.

Menurut Zarialdi, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan mengenai berkas tersangka Brigadir Medi Andika yang telah dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

“Ya berkas perkara tersangka Medi Andika, sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum dan surat pemberitahuan sudah kami terima,”ujar Zarialdi, Selasa (8/11/2016).

Dikatakannya, pihaknya akan segera melakukan pelimpahan tahap dua (tersangka dan barang bukti) dalam pekan ini.

Terpisah, Kasipenkum Kejati Lampung Yadi Rachmat saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti mengenai berkas perkara tersangka Brigadir Medi Andika sudah dinyatakan lengkap oleh tim jaksa penuntut umum (JPU).

“Saya belum tahu, berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap apa belum dan surat pemberitahuannya sudah dikirimkan. Tapi berkas itu memang, secara formil dan materiil sudah dinyatakan lengkap,”kata Yadi.

Yadi mengutarakan, menurut tim jaksa penuntut, bahwa secara yuridis berkas tersangka Medi Andika telah lengkap, baik itu dari segi materi kelengkapan berkas penyidikan sebanyak 1280 halaman ataupun kelengkapan formilnya.

“Kalau memang sudah secara resmi lengkap, kami akan tunggu pelimpahan tahap duanya (tersangka dan barang bukti) dari Polda Lampung,”jelasnya.

Diketahui sebelumnya, berkas perkara tersangka Brigadir Medi Andika dinyatakan P19 oleh jaksa penutut umum. Kemudian, penyidik melengkapi petunjuk jaksa yang diberikan. Diantaranya, tambahan BAP Dokter forensik dan Bidokes Puslabfor Polda Sumsel.

Tidak hanya itu saja, jaksa juga meminta penyidik untuk meminta keterangan saksi ahli pidana umum dari Univeristas Indonesia (UI). Sehingga dalam berkas Medi, keseluruhan saksi ada 43 saksi termasuk saksi dari keterangan ahli.

Ikuti Update Berita: Pembunuhan Anggota DPRD Bandar Lampung

  • Bagikan