Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Namanya Dicatut untuk Memalak Hotel, Ini Kata Kepala BPPRD Bandarlampung

Namanya Dicatut untuk Memalak Hotel, Ini Kata Kepala BPPRD Bandarlampung

316
BERBAGI
Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yanuardi
Kepala BPPRD Kota Bandarlampung, Yanuardi

TERASLAMPUNG.COM — Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung Yanwardi meminta para pengusaha hotel, hiburan dan restoran untuk tidak menanggapi telpon yang mengatasnamakan dirinya.

“Saya minta kepada teman-teman pengusaha supaya mengabaikan saja jika ada telpon yang mengaku-ngaku suruhan saya,” katanya kepada teraslampung.com, Senin, 9 Desember 2019.

Sebelumnya, kata Yanward,i ada dua hotel yang dihubungi oleh orang yang mengaku suruhannya dan meminta uang kepada kedua hotel tersebut.

“Saya dapat info dari staf di dua hotel, yaitu Horison dan Sheraton. Manajemen dua hotel itu menginformasikan ada orang yang menelpon mengaku suruhan saya dan minta sejumlah uang,” katanya.

“Bagusnya staf dua hotel tersebut melakukan koordinasi dengan staf kami menanyakan soal telpon itu. Karena saya tidak merasa memerintahkan orang untuk telpon-telpon ke pengusaha selanjutnya saya perintahkan staf saya segera lapor ke polisi karena sudah memfitnah dan merusak nama baik saya,” jelas Yanwardi.

Dari penelusuran polisi, masih kata Yanwardi orang yang mengaku suruhannya itu menelpon dari daerah Kalimantan.

“Polisi bertindak cepat, nomer telpon itu ditelusuri oleh mereka dan ternyata yang menelpon itu dari daerah Kalimantan,” ungkapnya.

Mantan kepala Biro Keuangan Provinsi Lampung itu meyakinkan bahwa dirinya tidak pernah minta-minta ke pengusaha selain itu di instansinya tidak menggunakan transaksi tunai tapi melalui bank.

“Wajib pajak ketika akan setor pajak tidak ke kami (BPPRD) tapi melalui Bank Lampung, jadi jika ada yang aneh-aneh laporkan saja ke kami,” kata Yanwardi.

Dandy Ibrahim

Loading...