Beranda Ekbis Keuangan Nasabah Terdampak Covid-19, Esta Dana Ventura Masih Rajin Menagih

Nasabah Terdampak Covid-19, Esta Dana Ventura Masih Rajin Menagih

315
BERBAGI
Kantor Cabang Utama Esta Dana Ventura di Telukbetung.
Kantor Cabang Utama Esta Dana Ventura di Telukbetung, Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Lembaga keuangan mikro Esta Dana Ventura masih melakukan penagihan terhadap nasabahnya yang terdampak pendemi Covid-19, seperti yang diungkapkan nasabahnya di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.

Meskipun mereka mengaku keberatan untuk membayar karena usaha mereka tutup sementara tapi juru tagih Esta Dana Ventura “memaksa” mereka untuk mengangsur.

“Saya dagang di PAUD di Sukarame. Sekarang ini sekolahnya tutup artinya saya tidak punya pemasukan,” jelas Ayu Lestari ketua kelompok Kebon Jeruk, Rabu 16 April 2020 di rumahnya, kawasan Tanjungkarang Timur.

Dia mengaku mengambil pinjaman di Esta Dana Ventura cabang Wayhalim dengan nilai pinjaman sebesar Rp4juta dan angsuran Rp249 ribu/dua minggunya.

“Saya minta keringanan untuk berhenti dulu bayar angsuran tapi mbaknya yang nagih bilang tidak bisa. Saya harus ngangsur Rp100 ribu/dua minggunya, saya tetap keberatan,” ungkapnya.

Dampak pendemi Covid-19 tempat-tempat keramaian ditutup sementara seperti di PKOR Wayhalim. Akibatnya para pedagang yang mangkal juga harus tutup juga.

“Saya jualan sandal di PKOR Wayhalim sekarang ini tidak bisa dagang tapi yang membuat saya sedih saya harus membayar angsuran kredit saya di Esta Dana Ventura,” kata Eli yang juga anggota kelompok Kebon Jeruk.

Dia bersama teman-teman kelompoknya meminta relaksasi kreditnya tapi juru tagih perusahaan pinjaman yang mempunyai moto “Sahabat Usaha Mikro” itu tidak memberikannya.

“Saya diberi tugas untuk menagih, kita memberikan penundaan kepada nasabah kami yang positif Covid-19 sedangkan yang terdampak tetap harus membayar,” ujar juru tagih Esta Dana Ventura cabang Wayhalim yang mengaku bernama Mutiara.

Permintaan relaksasi atas pinjaman usaha mikro terhadap Esta Dana Ventura juga dikeluhkan oleh kelompok Tengsek di Kelurahan Duren Payung Kecamatan Tanjung Karang Pusat.

‘Saat kami didatangi bagian penagihan sudah kami jelaskan kami tidak bisa mengangsur karena usaha kami terdampak Covid-19,” jelas Ketua Kelompok Tengsek, Desti.

Untuk mendapat relaksasi pinjamannya Desti sebagai ketua kelompok sudah mendatangi kantor Esta Dana Ventura Cabang Imam Bonjol tapi jawabannya mengecewakan dia dan kelompoknya.

“Saya sudah datangi kantor cabangnya tapi petugas di sana ngasi jawaban yang mengecewakan saya dan teman-teman, petugas bilang kita saling kerja sama saja jika ada nasabah yang mau bayar tolong jangan pengaruhi sesama nasabah,” ujarnya.

Ketika teraslampung.com ingin melakukan konfirmasi ke Kantor Cabang Utama (KCU) Esta Dana Ventura di Telukbetung. Pimpinan lembaga keuangan mikro itu kata stafnya sedang ke luar kota dan dia tidak berani memberikan nomor kontaknya.

“Itu bos besar saya, saya tidak berani,” ungkapnya.

Dandy Ibrahim

Loading...