Beranda Views Suara Publik Nasib Tugu Tani Tulangbawang Barat

Nasib Tugu Tani Tulangbawang Barat

536
BERBAGI

Saya terkejut ketika hari ini, Kamis, 30 Mei 2019  sekira pukul 13.19 WIB, ada seseorang menghubungi saya yang menanyakan nasib Tugu Tani. Ada juga yang menyebut Tugu Pacu yang berdiri gagah tepat dipertigaan eks Pasar Tempel yang sekarang keren disebut Pertigaan Samsat Tubaba.

Saya jawab ya sedang ada pembangunan jalan di area pertigaan tersebut, terus orang tersebut kembali bertanya bagaimana dengan Tugu Taninya? Aku jawab saat ini masih utuh, karena jelang maghrib kemarin (29 Mei 2019) aku tengok masih berdiri kokoh. Hanya sekelilingnya sudah ditimbun tanah. Saya juga melihat pekerja sedang membuat taman dibawahnya. Itu saya lihat karena sudah mulai ditata rumput taman di sana.

Eh…karena aku penasaran, siang tadi aku luncuran kesan. OMG Tugu itu sudah sirna dari tempatnya. Ada 2-3 kali aku jepret abadikan dengan kamera. Tanpa setahuku aku pas berada di dekat Kepalo Tiyuh Candra Mukti yang nampaknya sedang mengawasi pekerjaan tersebut.

Aku sempat tanya: bagaimana nasib Tugu itu? Sekilas dijawab, nanti akan dibangun lagi, sama, tidak meninggalkan sejarah.

Ohh…..setahuku sejarah itu selalu berurutan meski akhirnya tak harus sama dengan sebelumnya. Itu rentetan historis namanya.

Yang kami pertanyakan: Tiyuh Candra Mukti bukan Kelurahan. Mestinya jika ada hal-hal penting seperti ini dimusyawarahkan dulu dengan warga. Kami tidak menghambat pembangunan, tapi kami juga jangan dimarjinalkan, Tugu tersebut adalah sejarah kami, peninggalan para pendahulu kami.

Wajar kami tanya, bagaimana pertigaan ini ke depan? Mau dibuat tugu apa? Jangan bicara bakal megah, yang kami mau silakan dibuat dengan wujud yang sama, barangkali lebih keren lagi, lebih besar lagi, silakan.

Jangan cuma bilang akan dibangun lebih bagus, lebih besar, lebih keren lagi, tidak akan meninggalkan sejarah. Bah….tengoklah Tugu Panaragan, contohnya.

Jangan juga menggunakan tameng sudah dapat petunjuk atau restu Bupati, jangan. Kemarin sore aja ditata dipercantik eh sekarang dicabut mau dibangun bagus. Kesan tergambar tanpa konsep dan prematur.

Saya minta Dinas PU Tubaba menunda pembangunannya menunggu hasil musyawarah warga. Kami mohon wakil-wakil kami di DPRD Tubaba juga menangkap maksud kami, mempertanyakan keadaan ini.

kepada Aparatur Tiyuh Candra Mukti kedepankan musyawarah mufakat, terimakasih.

Elia Sunarto, warga Candra Mukti, Tulangbawang Barat

Loading...