Beranda Ekbis Bisnis Natal-Tahun Baru 2019, Penumpang Melalui Stasiun Tanjungkarang Diprediksi Naik 54 Persen

Natal-Tahun Baru 2019, Penumpang Melalui Stasiun Tanjungkarang Diprediksi Naik 54 Persen

474
BERBAGI
Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang,Sulthon Hasanudin

TERASLAMPUNG.COM — PT KAI Divre IV Tanjungkarang memperkirakan volume penumpang selama 18 hari masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 melalui Stasiun Tanjungkarang  sebesar 72.658 penumpang atau meningkat sebesar 54% (25.475) dibanding masa angkutan Nataru tahun 2017/2018 sebanyak 47.183 penumpang.

“Kenaikan ini disebabkan nataru tahun ini dijalankannya KA Kuala Stabas,” kata Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia, Sulthon Hasanudin, Rabu, 19 Desember 2018.

Menurut Sulthon, untuk mengangkut para penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru  2018/2019 pada 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019, PT KAI Divre IV Tanjungkarang menyiapkan 1 unit lokomotif, 3 unit lokomotif cadangan, dan 8 seat KRDI.

“Kereta siap sebanyak 37 unit kereta SO dengan rincian 36 unit kereta SF dan 11 unit kereta cadangan dengan 10 perjalanan KA reguler,” kata dia.

Sulthon mengatakan di Lampung ada tiga titik daerah rawan bencana alam. Yaitu satu titik rawan longsor di Km 167+300 hingga 168+800 antara Way Tuba-Negeri Agung, dua titik rawan amblas di km 208+700/800 antara Gilas-Martapura dan Km 212+800/900 antara Gilas-Spancar.

Untuk mengatasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana, kata Sulthon, PT KAI Tanjungkarang menyiapkan sejumlah alat peralatan. Antara lain berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam (untuk jembatan), dan alat penambat rel, di titik-titik yang telah ditentukan.m 25 grup. Masing-masing 9 personel untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA,” katanya.