Beranda News Anakidah Nekat Gantung Diri karena Malu Gagal Mengucapkan Ijab Kabul

Nekat Gantung Diri karena Malu Gagal Mengucapkan Ijab Kabul

460
BERBAGI
Ilustrasi

TERASLAMPUNG.COM –  Diduga malu karena gagal mengucapkan ijab kabul pada hari pernikahannya, Sido (39), warga  Kabupaten Kuantan Singingi, Riau  nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Senin malam (9/4/2018).

Kisah tragis itu bermula pada Senin siang, 9 April 2018. Pada siang itu, Sido dijadwalkan melangsungkan pernikahan dengan perempuan pujaannya di rumah mempelai perempuan di  kawasan perumahan perkebunan sawit PT Cerenti Subur, Desa Rawang Ogung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

Ketika petugas Kantor Urusan Agama (KUA) membimbing Sido mengucapkan ijab kabul, Sido gagal. Lalu petugas KUA menyuruh Sido mengulanginya dan kembali gagal.

Kali ketiga, Sido juga masih tak kunjung fasih ucapan ijab kabulnya. Pihak keluarga kemudian bersepakat menunda ijab kabul. Rencananya, ijab kabul babak lanjutan akan dilangsungkan di musholla terdekat usai Salat Isya pada Senin malam (9/4/2018).

Menit-menit pengucapan ijab kabul pun datang. Menjelang waktu shalat Isya, Sido tampak di sekitar mushola. Saat warga lain sholat Isya, Sido pamit  kepada warga lain untuk ke kamar kecil.

“Setelah Salat Isya selesai dilakukan, ternyata korban tak juga kembali ke musholla. Warga lantas melakukan pencarian, termasuk di kamar kecil musholla. Namun korban tak juga ditemukan. Warga yang heboh atas insiden itu langsung ramai-ramai melakukan pencarian di segala sudut kampung. Hasilnya, korban ditemukan dalam kondisi leher tergantung di sebuah rumah kosong,” kata Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Fibri Karpiananto, Selasa (10/4/2018).

AKBP Fibri mengatakan ketika ditemukan korban masih terlihat bergerak.  Dua warga kemudian berusaha  menurunkan korban dan memberikan pertolongan.

“Namun,  nyawa korban tak tertolong lagi,” ujarnya.

Atas kejadian itu, prosesi pernikahan pun batal dilakukan. Sementara baik keluarga korban dan keluarga mempelai sepakat menerima musibah itu.

“Kami  menduga ini murni kasus bunuh diri karena pada jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Fibri.

sumber: riauonline.co.id

Loading...