Beranda Ekbis Bisnis Nilai Investasi di Lamteng pada 2017 Naik Jadi Rp 10 Triliun Lebih

Nilai Investasi di Lamteng pada 2017 Naik Jadi Rp 10 Triliun Lebih

288
BERBAGI
Bupati Lampung Tengah Mustafa menyerahkan surat izin usaha kepada PT. GGP di Lampung Tengah, Minggu, 10/12/2017

TERASLAMPUNG.COM — Kemudahan perizinan berusaha di Lampung Tengah membuat nilai investasi di Lampung Tengah pada 2017 naik 20 persen dibanding 2016.

“Pada  2016 investasi Lamteng hanya Rp. 7.248 triliun lebih yang diperoleh dari PMA sebesar Rp 2.442 triliun lebih dan PMDN sebesar Rp 4.820 triliun lebih. Sementara di tahun 2017, nilai investasi ini naik di 2017 mencapai Rp 10.084 triliun lebih, dengan kalkulasi PMA sebesar Rp 3.114 triliun lebih dan PMDN sebesar Rp 6.049 miliar lebih,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lamteng Drs. A. Helmi, Selasa (9/1/2018).

Menurut Helmi, selain nilai investasi yang meningkat, jumlah pengusaha yang menanamkan investasinya di Lamteng juga bertambah.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah perusahan meningkat. Sesuai data DPMPTSP jumlah perusahan di 2016 hanya 54 perusahan, sedangkan di 2017 mengalami kenaikan sebanyak 64 perusahaan. Artinya sudah ada 10 perusahan dalam kurun waktu satu tahun yang menginvestasikan modalnya ke Lamteng,” terangnya.

Kalkulasi jumlah perusahan di dominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dibanding Penanaman Modal Asing (PMA). Di 2016 PMDN hanya 37 perusahan yang menanamkan modalnya di Lamteng. Dalam kurun waktu satu tahun di 2017 mulai terlihat naik menjadi 47 perusahaan. Sedangkan untuk PMA di 2016 hanya 17 perusahan meningkat menjadi 28 perusahaan.

“Tak hanya itu, kami juga melakukan pendataan kembali dengan jalan mendatangi perusahaan-perusahaan. Ternyata ada beberapa izinperusahaan yang sudah habis masa berlakunya. Disini kami langsung mendorong perusahaan untuk memperpanjang izin mereka,“ beber Helmi.

Bupati Lampung Tengah, Mustafa, mengatakan berbagai upaya dilakukan Pemkab Lampung Tengah dalam rangka meningkatkan roda ekonomi dan iklim investasi. Mulai dari keamanan, program kampung ekonomi creative (KEce), hingga pemberian izin gratis.

BACA: Beri Izin Usaha Gratis, Lampung Tengah Kabupaten Ramah Investor

Sampai saat ini, pelayanan izin usaha gratis jemput bola di 28 Kecamatan se-Lamteng sudah terealisasi 22 kecamatan dan menerbitkan 4.438 sertifikat usaha. Jumlah ini akan terus ditingkatkan di tahun 2018.

“Lampung Tengah kini kian ramah dan aman, investor tidak perlu takut lagi untuk berinvestasi. Tak hanya itu, surat izin usaha untuk perusahaan juga kita gratiskan. Tahun ini target invetasi harus terus naik, dan ini akan terus kita upayakan,” tandasnya.

Loading...