Beranda Seni Musik Obituasi: Idris Sardi Wafat

Obituasi: Idris Sardi Wafat

207
BERBAGI
Idris Sardi (dok Kompas)

Jakarta, Teraslampung.com – Idris Sardi (75), salah satu maestro biola Indonesia, meninggal dunia di Rumah Sakit Meilia Cibubur Senin (27/4/2014) pukul  07.25 WIB.

Nama Idris Sardi sudah sangat populer sejak era 70-an berkat karya-karya musiknya untuk sejumlah film Indonesia. Menjadi penata musik dijalani pria kelahiran Jakarta, 7 Juni 1938 ini hingga era 2000-an. Pelan-pelan nama Idris Sardi meredup seiring bertambahnya usia, utamanya setelah bercerai dengan Kanjeng Raden Ayu Soemarini Soerjosoemarno (Marini).

Sejumlah penghargaan telah diraih Idris Sardi. Antara lain piala Citra sebagai penata musik terbaik berkat karyanya dalam film-film Pengantin Remaja (1971), Perkawinan (1973), Cinta Pertama (1974), dan Doea Tanda Mata(1985). Ketiga film nasional tersebut termasuk film top pada zamannya.

Bakat musik Idris Sardi berasal dari ayahnya, M. Sardi, yang sejak era 1950-an sudah terkenal sebagai pemain biola di Orkes Radio Republik Indonesia (RRI) Studio Jakarta dengan artis peran Hadidjah.

Menurut wikipedia.com, Idris kali pertama mengenal biola pada usia enam tahun. Dalam umur 10 tahun (1949) pria berperawakan kecil itu tampil pertama di Yogyakarta dan mendapat sambutan hangat.

Pada 1952, berkat permainannya yang bagus dengan biolanya, meski baru berusia 14 tahun dan belum lulus dari SMP, Idris diterima menjadi siswa di Sekolah Musik Indonesia (SMIND), yang baru dibuka pada tahun itu. Pada 1952 juga, dalam orkes siswa SMIND, yang dipimpin oleh Nicolai Varvolomejeff, Idris menjadi concert master.

Idris belajar dari dua guru biola. Pertama, di Yogyakarta, pada 1952-1954, guru biolanya adalah George Setet. Kedua, di Jakarta, setelah 1954, guru biolanya adalah Henri Tordasi. Para guru tersebut berasal dari Hongaria.

Ketika M Sardi meninggal dunia, Idris, yang barus berusia 16 tahun, menggantikan kedudukan ayahnya sebagai violis pertama dalam Orkes RRI Studio Jakarta, yang dipimpin oleh Saiful Bahri. Pada 1960-an, Idris bergeser dari musik biola “serius” Jascha Heifetz ke musik biola komersial Helmut Zackarias.

Idris menikah tiga kali. Pertama, dengan Zerlita. Idris-Zerlita memiliki dua anak, yakni  Santi  Sardi (44) dan Lukman Sardi. Santi pernah terkenal sebagai penyanyi dan artiscilik pada era 1970-an.Sementara  Lukman Sardi hingga kini terkenal sebagai aktor film yang kuat di bidang pemeranan. Lukman Sardi kerap disebut sebagai pemain watak penerus generasi Slamet Rahardjo dan Alex Komang di Indonesia..

Setelah cerai dengan Zerlita, Idris Sardi menikah dengan bintang film Marini (K.R.A. Soemarini Soerjosumarno), kakak kandung Japto Soerjosoemarno. Perkawinan mereka kandas saat mereka sudah sama-sama tua. Lalu, Idris menikah lagi dengan Ratih Putri,

Almarhum rencananya baru akan dimakamkan pada pukul 16.00 wib di Menteng Pulo. “Ayah baru akan dimakamjan di Menteng Pulo jam 4 sore,” ujar Lukman Sardi saat dihubungi, Senin (28/4).

Loading...